
Sao Paulo, CyberNews. Sebuah geng kejahatan yang diduga dipimpin oleh kelompok asal Serbia berhasil dilumpuhkan polisi Brasil. Ini merupakan kelanjutan dari perang besar-besaran antara aparat keamanan melawan kartel-kartel obat bius asing yang berusaha mengekspor kokain ke benua Eropa dan tempat lain dari Brasil.
Aparat keamanan menyebutkan bahwa keberadaan organisasi-organisasi kriminal di Amerika Latin tidak hanya mendestabilkan wilayah ini, tetapi bisa membahayakan eksistensi AS dan negara-negara lain karena adanya indikasi pembiayaan teror gobal dengan memanfaatkan jaringan perdagangan obat bius di wilayah Amerika Selatan.
Kepolisian federal, Jumat (6/5) melaporkan, enam belas orang yang diduga anggota keoompok kejahatan asal Serbia ditangkap secara maraton antara hari Minggu hingga Kamis pekan ini di seluruh negeri. Beberapa di antaranya ditangkap di sepanjang perbatasan terpencil Amazon Brasil dekat Peru, Bolivia, Paraguay dan Argentina. Sedangkan yang lain ditangkap di bandara-bandara transportasi internasional seperti Sao Paulo.
Polisi Brasil mengatakan bahwa delapan dari anggota kelompok geng yang ditahan adalah warga negara Serbia dan pemerintah Serbia telah mengajukan ekstradisi terhadap pria yang diduga sebagai pimpinan kelompok kartel tersebut.
Menurut Menteri Kehakiman Serbia, Snezana Malovic, beberapa orang yang ditangkap adalah Goran Nesic dan Dejan Stojanovic, yang di Serbia menjadi daftar orang paling dicari. "Pemerintahan kami sedang mengusahakan proses ekstradisi mereka," katanya.
( AP , Yuska / CN14 )