panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Mei 2011 | 12:26 wib
Kualitas Jelek, Harga Gula Kelapa Turun
image

Purbalingga, CyberNews. Akibat pengaruh cuaca yang tidak menentu, kualitas hasil produksi gula kelapa di Kabupaten Purbalingga menurun. Rendahnya kualitas gula menyebabkan harga gula kelapa di tingkat petani murah.

Harga gula kelapa di tingkat petani berkisar Rp 4.900/kg, padahal sebelumnya mencapai Rp 6.000/kg, menyusul harga di pasaran berkisar Rp 6.000, dari sebelumnya Rp 7.000/kg.

Sejumlah petani gula kelapa Desa Palimbungan Wetan, Kecamatan Bobotsari menuturkan, air nira dari pohon kelapa sekarang kurang bagus akibat pengaruh cuaca. Jika diproduksi menjadi gula, warnanya menjadi kehitam-hitaman. "Air nira kelapa yang sudah dimasak menjadi gula juga susah dicetak karena lembek," tutur Kartono (40), salah satu petani desa setempat.

Dikatakan, penurunan harga akibat pengaruh cuaca, sudah dirasakan sejak lima bulan lalu. Akibatnya pendapatan petani menurun. "Saya setiap hari mampu memproduksi delapan kilogram. Bila diuangkan, pendapatan saya Rp 30.000, padahal sebelumnya bisa mencapai Rp 48.000," ujar dia.

Pendapatan yang diperoleh Kartono tidak satu minggu penuh, karena umumnya petani gula kelapa menggunakan sistem bagi hasil dengan pemilik pohon. "Pendapatan hasil jual gula sekarang sangat sedikit karena harganya sedang murah," imbuh dia.

Petani gula kelapa lainnya, Kasiah (35) menambahkan, penurunan pengahasilan ini cukup mengancam roda ekonomi warga, karena penghasilan warga hanya dari penjualan gula kelapa. "Nasib petani sekarang sedang kurang baik, karena penghasilan yang diperoleh pas-pasan untuk mencukupi kebutuhan keluarga," ujarnya.

Sementara pendagang gula kelapa Ali Eko Saputra (29) menjelaskan, produksi gula kelapa sekarang ini cenderung melimpah sehingga mempengaruhi harga pasaran, sementara permintaan pasar cenderung normal. "Sekarang gula dari petani sedang banyak, jadi harganya turun," katanya.

Dia membeli gula dari sentra penghasil gula kelapa di wilayah Ajibarang, Banyumas. Gula tersebut didaur ulang atau dicetak lagi agar terlihat bagus dan sesuai dengan permintaan konsumen. Gula yang diproduksi dipasarkan di Purbalingga dan Pemalang.

Setiap hari ia mampu memproduksi sebanyak 14 kuintal dengan harga pasar saat ini berkisar Rp 6000/kg. "Saya masak lagi agar bagus dan laku dijual di pasar," katanya.

( Puji Purwanto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11370
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12013
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11817
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14076
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11429
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER