
Jakarta, CyberNews. Cina berencana memberikan bantuan sebesar US $19 miliar untuk Indonesia. Dari nilai itu, sebanyak US$9 miliar akan diberikan untuk membantu pengembangan infrastruktur Indonesia, sedang $10 miliar lagi untuk kredit ekspor.
Hal ini dikatakan Perdana Menteri Cina Wen Jiabao setelah berbincang dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (29/4) membahas upaya bersama untuk meningkatkan perdagangan, investasi dan hubungan kebudayaan kedua negara.
"Cina dan Indonesia memegang peranan kunci dan kedua negara memiliki potensi pasar besar. Jadi kami perlu meningkatkan strategi pembangunan dan memperluas keuntungan bersama," kata Jiabao.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan kerja sama ekonomi yang erat dan berimbang antara Indonesia dan China amat penting sehingga bisa membawa manfaat nyata bagi kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, kata Presiden, China juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan investasi di Indonesia serta mengimbau kalangan pengusaha di China untuk meningkatkan impor barang dari Indonesia.
Kepada kantor berita Reuters, Jumat (29/4) Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan jalan investasi langsung Cina ke Indonesia akn terbuka lewat kunjungan Wen Jiabao ke Indonesia ini.
"Kita tidak dapat menggantungkan pada perdagangan saja karena kita menghadapi dominasi Cina dan itu dapat mengganggu perdagangan dalam negeri," kata MS Hidayat
Indonesia diperkirakan segera mengahadapi defisit perdagangan yang semakin besar menyusul perjanjian perdagangan bebas antara Cina (ACTA) yang akan segera diberlakukan, selain dengan ASEAN yang telah berlaku sejak tahun lalu.
( BBC / CN27 )