panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
28 April 2011 | 17:46 wib
Puluhan Hektare Padi di Plosogede Diserang Wereng

Muntilan, CyberNews. Serangan wereng mengganas di Kabupaten Magelang. Hama itu menyebar di enam kecamatan, meliputi Ngluwar, Salam, Dukun, Srumbung, Muntilan dan Candimulyo.

Tanaman yang diserang umumnya berumur antara 40 hari smapai 70 hari. Tanaman padi yang diserang berasal dari varietas Cihaerang, Cianjur, Situbagendit, Galur, Mentik Wangi, IR 64 dan Tukatunda.

Pratondo, Petugas Pengamat Hama Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Jawa Tengah di Kabupaten Magelang, Kamis (28/4), menengarai, hama itu muncul akibat pengaruh cuaca dengan tingkat kelembaban terlalu tinggi.

Ditambah lagi, akibat hujan sepanjang tahun, banyak petani menanam padi tanpa putus. Padahal, seharusnya setelah dua kali tanam padi, harus diselingi tanaman lain seperti palawija atau holtikultura. Tujuannya, untuk memutus siklus hama.

Pola tanam padi tanpa putus itu menyebabkan sejumlah hama mengganas karena tempat hidupnya terpelihara. Padahal, pola tanam padi-padi-palawija atau holtikultura, sudah sering di sosialisasikan. Sayangnya petani terus menggunakan pola padi-padi-padi.

Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Magelang, berusaha mengendalikan hama itu dengan melakukan penyemprotan di sejumlah lokasi.

Sebenarnya, upaya antisipasi berupa penyemprotan sudah dilakukan sejak ada laporan pertama pada bulan Januari lalu. Namun diduga, saat penyemprotan kali pertama, populasi wereng dewasa sudah meninggalkan telur yang saat ini telah menetas menjadi wereng muda.

"Yang mengganas saat ini, mungkin telur hasil tetasan wereng lama yang sudah mati disemprot beberapa waktu lalu," katanya.

Luas tanaman padi yang diserang hama, untuk wilayah Sriwedari, Muntilan, saja, mencapai 12 ha. "Luasan itu belum termasuk tanaman padi di desa tetangga," kata Mustakim, warga Bugangan, Sriwedari.

Sedangkan di wilayah Plosogede, luasnya mencapai puluhan hektar tersebar di Ngemplak, Ploso Kidul dan Ploso Kulon. "Sebagian tertanggulangi setelah disemport pestisida bantuan Dispertanbunhut," ujar Salamah, Kades Plosogede.

( Tuhu Prihantoro / CN14 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12350
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13072
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12862
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15190
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12438
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER