panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 April 2011 | 19:16 wib
Harga Jahe dan Kencur Melambung

Jepara, CyberNews. Ketika harga cabai melambung tinggi, sebenarnya harga bahan bumbu seperti jahe dan kencur juga naik. Dampaknya, kenaikan jahe dan kencur tak terasa. Tapi, setelah harga cabai berangsur normal kenaikan jahe dan kencur mulai terasa.

Hingga sekarang harga jahe dan kencur belum turun. Hal itu disampaikan Sudarwati, salah seorang pedagang yang berjualan di lantai atas Pasar Jepara Satu (Ratu), Rabu (27/4).

Wanita berusia 40 tahun ini menjelaskan harga jahe dan kencur saat ini Rp 13 ribu. Sebelumnya, harga dua jenis bumbu itu di kisaran Rp 5 ribu-Rp 6 ribu.

"Kalau harga naik itu sudah cukup lama. Tak lama setelah Hari Raya Idul Fitri, harga jahe dan kencur itu sudah naik dan tidak turun-turun. Sedangkan jenis bumbu lain yang juga naik adalah serai yang sebelumnya Rp 1.500 naik menjadi Rp 4.000," ucap Sudarwati.

Dia menambahkan mengambil jahe dan kencur dari Jepara sendiri. Menurut Sudarwati, naiknya harga jahe karena permintaan tinggi tetapi barang terbatas."Biasanya penjual dari desa-desa yang ada di Jepara datang langsung ke sini. Sejauh ini, saya belum pernah sampai kehabisan stok meski menurut para penjual agak sulit mendapatkan barang," tuturnya.

Dengan kondisi itu, lanjut Sudarwati, penjualan jahe dan kencur agak berkurang. "Biasnya beli 1 kilogram dikurangi menjadi seperempat kilogram," ucapnya.

Kondisi itu juga dirasakan Imrotun (40), warga Demak. Dia menjelaskan tidak hanya jahe kampung yang naik. Jahe yang berasal dari Semarang juga harganya di kisaran Rp 13 ribu. Bahkan, sekitar dua bulan lalu, jahe yang diambilnya dari Semarang mencapai Rp 20 ribu.

"Kenaikan harga itu karena panen yang dilakukan petani kadang gagal karena ada hama. Dengan kondisi itu, saya menjual bumbu ini dalam satu paket sehingga tidak terlalu memberatkan konsumen," tuturnya.

Dia menyebutnya empon-empon yang berisi jahe, kencur, serai, laos, salam, kunir, dan daun jeruk. Harga satu bungkus empon-empon Rp 500. "Sedikit-sedikit tetapi merata sehingga bisa meringankan pembeli. Penjualan jahe dan bumbu yang lain dalam jumlah besar ketika ada yang memiliki acara. Selain itu, juga ketika akan hari-hari besar," jelasnya.

Sementara itu, Sri Nurcahyani, salah seorang pembeli mengaku terpaksa membeli meski harga naik karena butuh. "Kalau saya, jahe ini selain dikonsumsi juga untuk obat. Karena harganya naik belinya dikurangi. Tapi, dengan kondisi harga cabai yang sudah kembali normal mungkin tidak terlalu membebani ibu rumah tangga," tuturnya.

( Akhmad Efendi / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga



    Panel menu
    Berita Terbaru
    05 September 2014 | 23:56 wib
    Dibaca: 12162
    05 September 2014 | 23:45 wib
    Dibaca: 12873
    05 September 2014 | 23:30 wib
    Dibaca: 12663
    image
    05 September 2014 | 23:15 wib
    Dibaca: 14974
    05 September 2014 | 23:00 wib
    Dibaca: 12243
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
     Berita Terpopuler
    FOOTER