
Kudus, CyberNews. Tidak seperti produk tas dan baju yang masih banyak bergantung pada produk impor, produk sepatu yang dipasarkan di Pasar Kliwon justru lebih banyak produk lokal. Sepatu maupun sandal yang dijual di sana merupakan produk dari Mojokerto dan Bandung.
Udin, salah satu pedagang sepatu di blok A Pasar Kliwon Kudus mengatakan, produk sepatu yang dijualnya semuanya merupakan produk lokal. Sedangkan produk impor sama sekali tidak dijualnya karena penjualannya lambat. Produk-produk lokal, khususnya dari bandung menurutnya suah mampu menyaingi sepatu bermerek lokal maupun impor. "Kalau sepatu dari bandung, dari segi kualitasnya imbang. tapi kalau dari Mojokerto memang produknya agak kasar," katanya.
Kualitas produk yang dijualnya memang berbeda-beda. Hal itu untuk memenuhi permintaan pelanggannya yang juga berbeda-beda. Selain itu, harga produk-produk tersebut juga berbeda jauh. Tergantung kualitas dan bahannya. Dengan produk tersebut, Udin mengaku mampu menjual sepatu hingga 10 lusin per hari.
Tingkat penjualan yang ada saat ini terjadi di musim sepi seperti sekarang. Sedangkan pada saat ramai, ia mampu menjual hingga 15 lusin per hari. Terlebih saat menjelang tahun ajaran baru nanti, ia yakin mampu menjual lebih dari 20 lusin per harinya.
( Septina Nafiyanti / CN14 / JBSM )