panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 April 2011 | 18:36 wib
Puluhan Pohon Kelapa Diserang Ulat Bulu Putih
.

Ngluwar, CyberNews. Puluhan pohon kelapa di Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang diserang ulat hijau berbulu putih. Akibatnya, banyak daun pohon kelapa yang rusak dan terancam mati.

Berdasarkan pantauan Suara Merdeka CyberNews, pohon kelapa yang diserang ulat tersebut tersebar di sejumlah dusun di Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar. Seperti di Dusun Plosowetan, Plosokulon, Karangsanggrahan dan sebagainya.

Sebagian Dusun Dangkel, Desa Karangtalun dan Dusun Pendem, Desa Jamus Kauman juga dilaporkan mulai terserang. “Sudah mulai seminggu ini daun pohon kelapa dimakan ulat. Awalnya hanya sedikit namun sekarang sudah banya yang dimakan ulat,” kata Ny Sutikno, warga Plosowetan.

Menurut Ketua Gapoktan Plosogede Subur Sugiatno sudah puluhan pohon kelapa yang diserang ulat misterius tersebut. Ia mengaku sudah melaporkan hama ulat bulu putih tersebut ke Disperbunhut Kabupaten Magelang.

“Saya dilapori anggota kelompok tani. Setelah saya cek memang benar karena serangan ulat. Saya kemudian berkeliling ternyata sudah puluhan pohon yang terkena. Serangan juga sudah mengenai daerah Desa Pabelan,” kata dia.

Sementara itu, sejumlah petugas Disperbunhut kemudian melakukan survey ke lokasi serangan ulat. Survey ini dilakukan oleh PPL Kecamatan Ngluwar, mantri pertanian serta pengamat hama tanaman. Mereka berkeliling ke pusat serangan hama di sekitar Desa Plosogede.

Dari hasil pengamatan dan survey ini ditemukan sampel ulat. Menurut PPL Desa Plosogede Singgih Pramono ulat yang menyerang pohon kelapa milik warga tersebut memiliki ciri-ciri berkepala hitam dengan tubuh warna hijau dan berbulu putih tebal.

“Tubuh ulat sebenarnya hijau namun karena bulunya putih tebal sehingga terlihat seperti berwarna putih. Kami sudah mengumpulkan sampel untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” kata Singgih ditemui di sela-sela survey hama ulat.

Singgih mengatakan pihaknya belum bisa menentukan nama dan jenis ulat tersebut. Saat ini, pengamat hama tanaman dan petugas terkait masih melakukan kajian. Menurut dia pihaknya akan memantau tingkat persebaran ulat, serta jumlah dan jenis pohon apa saja yang terserang ulat.

Selain itu, karakteristik ulat juga perlu diketahui agar bisa ditentukan langkah pemberantasan hama yang terbaik. Pemberantasan hama yang kurang tepat dikhawatirkan bisa menyebabkan hama menjadi kebal. “Kami berperan aktif untuk mengamati hama ulat ini. Kami juga sudah mencari referensi ulat bulu putih di internet,” kata dia.

( MH Habib Shaleh / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
02 September 2014 | 06:25 wib
Dibaca: 6
02 September 2014 | 06:12 wib
Dibaca: 29
image
02 September 2014 | 05:59 wib
Dibaca: 237
02 September 2014 | 05:47 wib
Dibaca: 267
02 September 2014 | 05:34 wib
Dibaca: 344
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
01 September 2014 | 00:30 wib
01 September 2014 | 14:26 wib
FOOTER