
Jakata, CyberNews. Untuk menyesuaiakan naiknya harga minyak mentah dunia yang kini berada di 104,8 dollar AS per barrel, maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia mulai menyesuaikan kebijakannya.
Mereka berusaha agar tidak menaikkan tarif. Untuk itu, beberapa perusahaan penerbangan telah memangkas tiket-tiket promosi yang sebelumnya dijual dengan harga murah untuk rute domestik. Tidak hanya itu, beberapa maskapai juga ramai-ramai menaikan fuel surcharge atau biaya atas kenaikan harga bahan bakar pesawat untuk rute internasional.
Seperti Batavia Air dan Garuda Indonesia yang telah menghapus tiket promosinya untuk rute nasional dan memberlakuan kenaikan fuel surcharge untuk rute internasional. Sementara Sriwijaya Air hanya menghapus tarif promosinya untuk rute tertentu saja.
Lain halnya Indonesia AirAsia (IAA), yang mengaku belum menaikkan harga dasar tiket sejak awal Maret lalu, dan tetap menawarkan tarif promosi untuk beberapa rute.
( KCM / CN27 )