
Boyolali, CyberNews. Lantaran sulit mendapatkan bahan baku telur bebek, harga telur asin naik tajam. Bila sebelumnya harga telur asin Rp 1.200/butir, kini naik hingga Rp 1.700/butir.
Warni, 34, seorang perajin telur bebek di Sawahan, Ngemplak, Boyolali mengemukakan selama ini pasokan telur tidak pernah mengalami masalah. Setiap hari, kebutuhan telur bebek hingga 1.000 butir selalu dipasok ke tempatnya. "Tapi sejak dua pekan lalu, telur yang dikirim ke mari hanya sedikit. Makanya kami harus mencari sendiri ke daerah lain untuk memenuhi permintaan," jelas dia, Kamis (17/3).
Untuk itu, dia harus berburu ke Sragen dan Karanganyar untuk mendapatkan telur bebek tambahan guna melayani permintaan pelanggannya. Keluhan senada juga disampaikan sejumlah perajin sekitar. Di wilayah tersebut memang terdapat sejumlah perajin telur asin yang selama ini dikirimkan ke sejumlah daerah. Diantaranya pedagang di Pasar Legi, Pasar Gading, Pasar Kleco, Pasar Penumping Solo, Pasar Colomadu dan Pasar Gagan, Boyolali.
Susahnya mendapatkan bahan baku telur asin, menurutnya, disebabkan musim yang cenderung ekstrim dengan hujan yang berlangsung cukup lama. "Kalau cuaca dingin, bebek menjadi stress. Itu jelas mempengaruhi produktivitasnya. Karena
ini berlangsung cukup lama, penurunanya menjadi drastis seperti ini."