
Wonosobo, CyberNews. Salah seorang penambang ilegal galian C tewas setelah tertimpa longsoran material.Korban bernama Kuat (16) warga Dusun Kalikuto Desa Kalikuto Kecamatan Kertek.
Salah seorang saksi mata Burhan (30) di lokasi kejadian mengatakan korban tertimpa longsoran material pasir dan split setinggi satu meter. Selain itu, korban juga tertimpa batu dengan berat sekitar 2 kuintal. "Korban meninggal di lokasi sekitar pukul 11.00," katanya, Rabu (16/3).
Korban meninggal dunia dilokasi kejadian kemudian dibawa ke RSI Wonosobo.Menurutnya aktivitas galian dilakukan setiap hari dan korban adalah salah pembantu operasional galian. "Para penambang kemudian berlarian," ujarnya.
Humas RSI Wonosobo, Sri Wahyuningsih membenarkan bahwa kondisi jenazah tersebut masuk ke RSI sekitar 11.20 sudah tidak bernyawa. Oleh pihak rumah sakit, beberapa luka di bagian kaki dan badan dijahit . "Saat Korban sampai di sini sudah meninggal," katanya.
Pantuan di lokasi kejadian penambangan, setelah salah satu rekannya tewas para penambang berlarian ke persawahan dan pulang ke rumah. Truk yang sebelumnya mengantri mengangut hasil tambangan dari luar daerah berhamburan pulang. Pintu masuk lokasi penambangan seluas 10 hektare tersebut saat ini ditutup. Bekas lokasi kecelakaan masih dibiarkan dan belum diberi garis polisi.
( Edy Purnomo / CN26 / JBSM )