
Poso, CyberNews. Penganiayaan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Subandi Arya, wartawan media lokal yang juga kontributor stasiun televisi nasional. Diduga penganiayaan dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sintuvu Maroso (Unismar) yang marah karena tulisan Subandi di media lokal, Media Alkhairaat.
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) mendesak pihak kepolisian Poso segera menindak oknum mahasiswa yang melakukan pengeroyokan tersebut. Dugaan sementara, sebanyak 20 mahasiswa Universitas Sintuvu Marioso terlibat penganiayaan terhadap Subandi Arya.
Iwan Lapasere, selaku Ketua AJI, Senin (28/02), mengungkapkan, "Pada prinsipnya kami meminta pihak kepolisian menindak sesuai peraturan perundangan yang berlaku."
Dituturkan Iwan, dugaan kuat aksi tersebut dilakukan secara terencana. Pasalnya, saat itu Subandi tengah melakukan tugas liputan di pengadilan Negeri Poso, dan tiba-tiba ia dijemput tiga orang dengan menggunakan mobil Avanza berwarna silver.
Subandi lantas dibawa ke kampus Unismar Poso, disana pengeroyokan terhadap dirinya dilakukan dari halaman Kampus hingga ke ruangan Dekan Fisip Unismar, "sedikitya 10 orang memukulnya, bahkan dia sempat terkurung di ruang dekan Fisip," ungkap Iwan.
Awalnya, Subandi tak menaruh curiga karena seorang dari tiga penjemputnya sudah dikenal Subandi.
"Hingga saat ini kami belum mengetahui apakah ada motif pribadi atau tidak tapi seharusnya bila berkaitan dengan klarifikasi berita harusnya mereka lebih bijak," tegasnya.
( OKZ / CN19 )