
Denpasar, CyberNews. Warga mulai meninggalkan pulau Bali, sehari menjelang perayaan nyepi. Jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk meningkat tajam hingga 70% daripada biasanya.
Peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah terasa sejak Rabu, (2/3) lalu. Tetapi, puncak kepadatan akan terjadi pada malam hari ini "Kendaraan roda dua masih mendominasi, sehingga pintu masuk nampak terlihat padat, namun hal ini dapat diatasi," kata Manajer Operasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Gilimanuk Ospar Silaban, Jumat (4/3).
Ospar melanjutkan, peningkatan jumlah penumpang sekitar 70 persen. Sedangkan untuk kendaraan roda dua diperkirakan mencapai 100 persen. Meski terjadinya kelonjakan penumpang dan kendaraan, pihaknya tidak menambah jumlah kapal feri untuk menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Sementara itu, sesuai instruksi, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup selama 24 jam. Pihak ASDP akan menghentikan operasi mulai Sabtu besok pukul 05.00 WITA. Pelabuhan tersebut akan dibuka kembali pada Minggu (6/3) pukul 06.00 WITA.
Menjelang terakhir perayaan nyepi, pihaknya sudah menyiapkan dua kapal feri yang disiagakan di dermaga ponton dan dermaga truk, terutama untuk mengangkut truk yang berangkat dari Lombok, diperkirakan tiba di Gilimanuk pada Sabtu dini hari.
( OKZ / CN27 )