panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Februari 2011 | 10:38 wib
Perhutani Pasok Gondorukem Perajin Batik Pekalongan


Pekalongan, CyberNews. Kesulitan gondorukem bagi perajin batik di Pekalongan kini dapat teratasi setelah Perum Perhutani Unit I Jateng menyanggupi seluruh kebutuhan perajin Pekalongan.

‘’Kita memiliki pabrik pengolahan gondorukem di Paninggaran dengan produksi 600 ton per bulan. Sedangkan kebutuhan perajin Pekalongan rata-rata dalam sebulan hanya sekitar 200 ton. Karena itu, keperluan perajin batik akan kita penuhi,’’ kata Kepala Perum Perhutani Unit I Jateng, Heru Siswanto saat mengadakan rapat dengan Wali Kota Pekalongan HM Basyir Ahmad, Sabtu (19/2).

Menurut Heru, di Pekalongan ada tujuh perusahaan yang menjadi pembeli gondorukem. Namun, agar perusahaan itu tetap jalan, maka sebaiknya perajin batik membentuk paguyuban kemudian mengajukan kebutuhannya pada Perum Perhutani.

Agar lebih mudah, maka Perum Perhutani Jateng akan memfasilitasi pada perajin dengan cara menyediakan gondorukem di Perhutani Pekalongan Timur yang lokasinya di Kota Pekalongan.

Kalau pembelian di Semarang satuannya berupa drum, di Pekalongan akan dibuat ukuran 5 kg, sehingga memudahkan perajin membelinya. Hanya saja, pembeliannya harus tunai, dengan harga mengukuti pasaran dunia. Jadi, setiap saat bias berubah. Untuk Februari, harga gondorukem berkisar Rp 29.000 per kg.

( Trias Purwadi / CN16 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 13219
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13955
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13729
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 16117
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 13293
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER