panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Februari 2011 | 17:42 wib
Stok Kosong, Harga Bawang Brebes Tembus Rp 20.000/ Kg
.

Brebes, CyberNews. Harga bawang merah di Kabupaten Brebes kini melonjak tajam, menembus angka Rp 20.000/ kg. Kondisi itu terjadi sebagai dampak stok di tingkat petani yang mengalami kekosongan. Meski harganya kini meroket, tetapi sejumlah pedagang mengelukan keadaan tersebut karena mereka kesulitan mendapatkan pasokan bawang.

Aminudin Azis (40), pedagang bawang merah asal Kecamatan Brebes menuturkan, kenaikan harga jual bawang yang luar biasa itu terjadi dalam dua hari terakhir. Untuk harga bawang kualitas pertama bagi kiriman luar jawa, kini harganya menembus Rp 20.000/ kg dari semula Rp 18.000/ kg.

Sedangkan untuk kualitas dua, harganya naik dari Rp 16.000/ kg menjadi Rp 18.000/ kg. "Kenaikan ini sangat luar bisa, karena baru kali ini harga bawang bisa menembus Rp 20.000/ kg. Bahkan, bawang yang kecil-kecil kini juga laku dengan harga tinggi," katanya.

Menurut dia, melonjaknya harga jual bawang itu terjadi karena stok di petani saat ini benar benar kosong. Petani di wilayah Brebes sebagian besar masih tanam padi. Sementara, permintaan di pasaran jumlahnya tetap. Padahal, saat ini bawang impor juga masuk Brebes, tetapi belum bisa menahannya dan harga di pasaran terus naik.

Apalagi, bila tidak ada bawang impor masuk, kenaikan harga bisa tidak terjangkau oleh konsumen. Bahkan, dengan kenaikan harga itu beberapa pasar di sejumlah daerah tidak berani mengambil bawang Brebes karena harganya sangat mahal. "Harga ini kami perkirakan akan bertahan lama, bahkan dimungkinkan bisa kembali naik. Itu terjadi bila tidak ada bawang impor masuk," terangnya.

Meski harganya tinggi, lanjut dia, tetapi pedagang kini merasa kesulitan karena stok di petani kosong. Akibatnya, permintaan dari pasar tidak bisa terpenuhi dan banyak yang ditolak. Pihaknya setiap hari kirim bawang ke Sumatera sebanyak 7 ton. Namun, akibat stok kosong kiriman tidak bisa dilakukan setiap hari. "Ini karena saya kesulitan mendapatkan barang. Kalau ada harganya juga tinggi," keluhnya.

Senada dikatakan pedagang lainnya, Udin (38). Menurut dia, melonjaknya harga terjadi karena stok di petani tidak ada. Meski sudah ditutup dengan bawang impor, tetapi masih belum mencukupinya, sehingga harga terus mengalami kenaikan. "Harga bawang mahal sebenarnya sudah lama. Tapi, terus mengalami kenaikan secara bertahap hingga saat ini menembus Rp 20.000/ kg. Ini mungkin akan terus terjadi hingga petani panen," ujarnya.

( Bayu Setyawan / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 13078
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13807
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13580
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15962
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 13149
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER