panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Februari 2011 | 08:20 wib
Waspada, Penggelapan Mobil Rental Kian Marak
image

Kudus, CyberNews. Penggelapan mobil rental di Kota Keretek semakin marak akhir-akhir ini. Modusnya, pelaku berpura-pura menyewa kendaraan tersebut namun sampai batas waktu yang ditentukan tidak dikembalikan kepada pemiliknya.

Selanjutnya, sebagian mobil pinjaman tersebut diketahui digadaikan kepada pihak ketiga. Besarnya nominal gadai mobil tersebut berkisar Rp 20 juta - Rp 50 juta. Berdasarkan catatan Suara Merdeka, akhir tahun 2010, petugas Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kudus berhasil membongkar kelompok pelaku penggelapan.

Ketika itu, dua orang tersangka diamankan untuk diproses secara hukum. Namun begitu, beberapa pekan terakhir kejahatan seperti itu mulai marak lagi, terkait sejumlah kasus yang masuk ke Polres maupun Polsek.

Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Kapolres Kudus, Ajun Komisaris Besar Polisi R Slamet Santoso melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Ajun Komisaris Polisi Suwardi, dibenarkan memang ada laporan seperti itu dalam sepekan terakhir. Hanya saja, Suwardi menyatakan hal itu belum dapat dikatakan sebagai jaringan.

''Belum memenuhi syarat sebagai jaringan,'' tandasnya.

Diakuinya, kemungkinan memang ada pelaku yang mengincar mobil rental. Hanya saja, semua itu tergantung dari kesempatan dan kemauan dari pelaku sendiri. Jadi, untuk dapat mengantisipasi hal itu, pemilik usaha persewaan mobil memang harus selektif dan berhati-hati sebelum melepas kendaraannya.

Hingga ke Bali

Terpisah, Kapolsek Jati, Ajun Komisaris Polisi Supriyadi juga mempunyai pengalaman tersendiri soal kasus tersebut. Pekan lalu, pihaknya mengamankan dua orang yang diduga sebagai penadah pada kasus penggelapan mobil di wilayahnya. Upaya pengungkapan tersebut tidak mudah, karena aparat harus 'mendatangkan' mereka dari Bali.

Hal itu dilakukan sendiri oleh tim yang dimpimpin langsung oleh Kapolsek Jati, AKP Supriyadi. Sedangkan pelaku penggelapan hingga saat ini masih terus diburu petugas.

Kejadiannya terjadi pada 16 Desember 2010 lalu. Saat itu, pelaku, pelaku-masih diburu petugas, menyewa mobil avansa no H 9384 FS kepada korban, Nasrun (59), penduduk Desa Soco, Kecamatan Dawe. Adapun tempat kejadian perkaranya yakni di SPBU Tanjungkarang dan SPBU depan Matahari.

Rupanya kedua tempat tersebut digunakan kedua belah pihak untuk 'janjian'. ''Korban merupakan pemilik usaha rental di wilayah tersebut,'' jelasnya.

Lima hari setelah meminjam mobil pertama, dia kembali menyewa Inova H 8901A, yang juga milik korban. Setelah itu mobil tidak ada kabarnya lagi. Hanya saja, beberapa waktu kemudian diketahui tersangka menggadaikannya kepada warga Bali. ''Kami akhirnya menindaklanjutinya dengan mencari kedua orang tersebut dan kemudian membawanya ke Kudus,'' paparnya.

( Anton WH / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
18 April 2014 | 10:16 wib
Dibaca: 38
18 April 2014 | 10:03 wib
Dibaca: 187
18 April 2014 | 09:46 wib
Dibaca: 220
18 April 2014 | 09:32 wib
Dibaca: 275
18 April 2014 | 09:14 wib
Dibaca: 311
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER