panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Januari 2011 | 18:37 wib
Sistem Peringatan Dini Banjir Lahar Dingin Merapi Diperkuat

Bandung, CyberNews. Sistem peringatan dini banjir lahar dingin diperkuat menyusul intensitas bahaya sekunder itu yang terus meningkat di sejumlah sungai berhulu di Gunung Merapi.

"Kami menanam alat pemberi peringatan tersebut di 9 titik hulu sungai-sungai yang dialiri lahar dingin termasuk di antaranya Kali Putih yang sering meluap," jelas Kasubdit Pencegahan Bencana BNPB, Lilik Setiawan di Bandung, Selasa (25/1).

Menurut Lilik, sistem tersebut berkerja secara telemetri. Di hulu-hulu sungai itu, sejumlah alat dipasang guna menghasilkan data-data yang diperlukan sebelum memberikan 'warning' bagi kawasan di sekitar alur sungai yang berpotensi terdampak.

Alat-alat tersebut di antaranya CCTV, sensor geofon yang mendeteksi getaran aliran lahar, dan pengukur curah hujan. Dengan kombinasi tersebut, peringatan  yang dikeluarkan menjadi akurat.

Menurut Lilik, peringatan terjadinya banjir lahar dingin sebelumnya lebih mengandalkan proses manual, di antaranya melibatkan relawan guna memantau situasi di kawasan hulu. Langkah ini terkadang menghasilkan penilaian subjektif, terutama besaran aliran lahar yang turun ke alur sungai.

Dalam perkiraan BNPB, banjir lahar dingin membutuhkan waktu lama sebelum reda. Waktu yang dibutuhkan dapat mencapai tiga tahun. Saat ini, wilayah barat Merapi yang dominan terjadi karena pengaruh material ringan vulkanik yang mudah menjadi bidang gelincir ketika tersiram air hujan.

Di masa mendatang, Lilik memperkirakan banjir lahar bakal lebih sering melewati sungai-sungai berhulu di gunung perbatasan DIY-Jateng itu yang mengalur ke selatan di antaranya Kali Gendol.

Di lereng selatan Merapi, imbuhnya, banyak semacam bongkahan yang masih panas yang membutuhkan waktu untuk terurai. Kondisi itu butuh waktu sebelum berubah menjadi material ringan banjir lahar dingin. Masyarakat diminta waspada menyikapinya.

( Setiady Dwi / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
30 Agustus 2014 | 23:05 wib
Dibaca: 30
image
30 Agustus 2014 | 22:45 wib
Dibaca: 38
30 Agustus 2014 | 22:30 wib
Dibaca: 95
30 Agustus 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 263
30 Agustus 2014 | 22:02 wib
Dibaca: 228
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER