panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Januari 2011 | 20:00 wib
Garap Rute Mandala, Sriwijaya Siap Bersaing
image

Semarang, CyberNews. Senior Manager Komunikasi Sriwijaya Air Agus Soedjono menyatakan optimis mampu bersaing bila Mandala Airlines beroperasional kembali. Optimisme itu terhadap pengambilalihan rute-rute yang ditinggalkan Mandala, pascatidak beroperasinya maskapai tersebut untuk sementara waktu.

"Tetap optimis dengan rute (spesifik) tersebut, karena punya segmen dan kuat pada brand masing-masing," ujarnya, hari ini, saat jumpa pers terkait layanan penerbangan perdana Sriwijaya rute Semarang-Banjarmasin, di Warung Makan Mbah Jingkrak Jalan Kyai Saleh.

Menurut Agus, rute-rute yang sangat spesifik dan hanya dikuasai Mandala antara lain Semarang-Banjarmasin dan Batam-Padang. Kedua rute tersebut kini diambil alih Sriwijaya. Disinggung mengapa Sriwijaya tertarik menggarap rute Semarang-Banjarmasin, kata Agus, karena permintaan penumpang cukup signifikan.

Meski tidak memiliki data sahih berapa pastinya load factor Mandala atas kedua rute itu, tapi pihaknya yakin bisa meraup penumpang yang cukup besar yaitu load factor berkisar 80-90%. Hal itu bisa terlihat dari layanan terbang Semarang-Banjarmasin, yang perdana dibuka Rabu (19/1) menunjukkan tingkat keterisian penumpang mencapai 100 orang.

Load factor itu mencapai 80% dari 125 seat kapasitas pesawat Boeing 737 seri 200. Namun demikian, jelasnya, Sriwijaya juga tidak menampik load factor itu bisa stabil. Pasalnya, selama Januari-April hampir semua maskapai mengalami penurunan load factor, sebab pada masa itu merupakan low season. "Low season existing kami pada Januari-April masih bisa 50-60%," ungkapnya.

Menurutnya, rute Semarang-Banjarmasin yang ditinggalkan Mandala memiliki spesifikasi tersendiri, karena banyak yang merantau di kota-kota tersebut. Pihaknya menilai permintaan dan suplai pada rute itu tidak seimbang. Bila dibiarkan tidak tergarap, bukan tidak mungkin roda ekonomi akan terganggu.

( Hartatik / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
26 Mei 2012 | 19:37 wib
Dibaca: 5
26 Mei 2012 | 19:02 wib
Dibaca: 372
26 Mei 2012 | 18:50 wib
Dibaca: 147
26 Mei 2012 | 18:38 wib
Dibaca: 156
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER