
Sumedang, CyberNews. Dianggap mendiskreditkan warga setempat dalam pernyataannya di apel pagi, Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi memberikan klarifikasi di gedung rektorat didampingi unsur Muspika Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (13/1) sore.
Sebelumnya, SMS yang berisi pernyataan Nyoman itu beredar di ponsel-ponsel warga setempat. "Karena pesan pendek itu sudah beredar banyak, kemudian dianggap akan ada massa, padahal tidak ada," kata Kapolsek Kompol Sujoto.
Camat Jatinangor, Nandang Suparman menyatakan pihaknya sudah mengkonfirmasi kepada Nyoman dengan meminta kronologisnya. Setelah mendapat kejelasan, dia pun meminta warga tetap tenang. "Kami tidak ingin masyarakat terprovokasi oleh SMS yang beredar," tandasnya.
Wakil Paguyuban Warga Jatinangor, Deden Ana yang hadir di forum klarifikasi mengkhawatirkan terjadinya gejolak di masyarakat. Pasalnya, kasus yang melibatkan IPDN bukan sekali ini terjadi. Untuk itu, permasalahan tersebut harus dituntaskan.
Sebelumnya diberitakan, pernyataan Nyoman itu terlontar saat apel Rabu (12/1) pagi. Dalam pesan pendek itu, dia dianggap mendiskreditkan kaum setempat saat menyinggung kejadian kehilangan fasilitas kampus dengan pernyataan yang kurang patut.
( Setiady Dwi / CN14 )