
Semarang, CyberNews. Sebuah pohon beringin berdiameter sekitar 1,3 meter dengan usia ratusan tahun di kompleks perumahan P4A Kelurahan Pudakpayung, Rabu (12/1) sekitar pukul 12.30, tumbang.
Pohon yang berada di tepi Sendang Kalijurang kompleks Perum P4A itu menimpa salah satu rumah yang dihuni Marsidi bersama istrinya serta seorang kerabatnya. Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
Kendati demikian, bagian ruang tamu dan satu kamar tidur rumah tersebut hancur bagian atap dan dindingnya. "Saat pohon ini roboh, kami sedang berada di belakang memasak," ungkap Marsidi ditemui di lokasi, Rabu sore.
Menurutnya, saat kejadian, kondisi angin sedikit kencang namun tidak hujan. Kemungkinan robohnya pohon besar itu karena dampak angin kencang malam sebelumnya. Seorang warga setempat, Sapto (44), mengaku sebelum pohon beringin itu tumbang sempat waswas mengingat umurnya sudah tua. "Saya tak menyangka akan tumbang seperti ini," katanya.
Sore tadi puluhan warga beramai-ramai mencoba mengevakuasi pohon tersebut dari atap rumah Marsidi. Ketua RW II perumahan P4A, Sudaryono mengatakan, sebelumnya sudah pernah akan memotong pohon tersebut supaya tidak membahayakan perumahan warga. Namun karena usia sangat tua, warga tidak berani. "Intinya ada anggapan pohon ini punya nilai tertentu," imbuhnya.
Lurah Pudakpayung, Ferdinandus yang datang ke lokasi mengatakan sudah melakukan kordinasi ke pemkot. Tapi karena banyak bencana di tempat lain dan lebih mendesak ditangani, akhirnya untuk mengevakuasi pohon tersebut menunggu giliran, tuturnya.
( Yoseph HW / CN16 / JBSM )