panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Januari 2011 | 23:37 wib
Aneh, Pohon Pisang di Bojonegoro Keluarkan "Darah"
image

Foto:detik

Bojonegoro, CyberNews. Sebuah pohon pisang tumbuh dengan buah aneh di Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. Jantungya terlihat bersayap dan bermahkota layaknya buah nanas.

Tak hanya itu, batang pohon pisang ini juga saat ditusuk bukan mengeluarkan air, tapi mengeluarkan cairan warna merah layaknya darah manusia.

Ratusan warga dari daerah sekitar dan daerah lain berdatangan untuk menyaksikan langsung pisang tersebut karena penasaran. Kabar itu cepat berkembang dari mulut ke mulut.

Pada, Sabtu (8/1) terlihat puluhan warga berkerumun di rumah Sutrisno di desa setempat untuk menyaksikan pisang aneh ini.

"Sungguh aneh, ada pisang yang seperti ini. Bahkan, lebih aneh karena batang pohonnya bisa keluar cairan berwarna merah ketika ditusuk. Seumur-umur saya baru kali ini melihat pisang seperti ini," tutur Joko salah satu warga.

Madirah, istri dari Sutrisno ketika ditemui menyatakan bahwa rumahnya telah didatangi banyak orang sejak seminggu belakangan. Bahkan, saking capeknya melayani orang yang datang untuk melihat pisang aneh yang tertanam di belakang rumahnya tersebut, Madirah dan keluarga terpaksa menutup rumah mereka agar bisa beristirahat.

"Persisnya kapan mulai tumbuh seperti itu saya kurang tahu. Hanya saja, kami melihat kondisi pisang yang aneh tersebut sekitar tiga minggu lalu," ungkapnya.

Semakin hari, jantung pisang dengan mahkota berukuran besar dan unik itu semakin besar. "Awalnya memang kecil, dan semakin hari memang semakin besar, " ujarnya.

Tak hanya itu, karena pohon pisang ini mengeluarkan darah, Madirah dan keluarganya membungkus pohon aneh itu dengan kain warna putih layaknya kain mori yang digunakan untuk membungkus mayat.

"Kain itu kita pasang setelah kami tahu bahwa batang pohonnya mengeluarkan darah ketika ditusuk. Makanya, kita bungkus dengan kain supaya tidak ditusuki terus oleh warga yang melihat, " tuturnya.

 

( dtc / CN28 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 Juli 2014 | 20:22 wib
Dibaca: 39
23 Juli 2014 | 20:13 wib
Dibaca: 100
23 Juli 2014 | 20:04 wib
Dibaca: 121
image
23 Juli 2014 | 19:55 wib
Dibaca: 87
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER