panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Desember 2010 | 22:59 wib
Menag Bantu Rp 12,9 M, untuk Pemulihan Pendidikan
.

Magelang, CyberNews. Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan bantuan Rp 12,9 miliar untuk lembaga pendidikan di lereng Gunung Merapi, yang terkena dampak erupsi.

"Disamping besasiswa Rp 1 miliar untuk mahasiswa beberapa perguruan tinggi agama Islam di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta," kata Menag Suryadharma Ali, usai menghadiri Mujahadah untuk keselamatan dan penyerahan bantuan bencana Merapi untuk pesantren dan madrasah di Pondok Pesantren Nurul Falah, Tegalrandu, Srumbung, Kabupaten Magelang. Senin (13/12).

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Afandi Muchtar, mengemukakan, bantuan beasiswa Rp 1 miliar dibagikan pada 290 mahasiswa dari empat kabupaten kawasan Merapi, yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi agama Islam. "Setiap mahasiswa menerima Rp 6 juta," katanya.

Mereka penerima beasiswa tersebut mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Walisongo Semarang, STAIN Salatiga, UMM Magelang, dan Pendidikan Tinggi Salafiyah Al Husain Magelang.

Adapun lembaga pendidikan agama swasta yang menerima bantuan yakni 150 madrasah, 80 Raudhotul Atfal, dan 72 pondok pesantren di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, KH Abdul Rozzaq, mengungkapkan, akibat bencana Merapi, hingga saat ini baru 85 persen dari 552 santri yang telah masuk. "Selebihnya dari luar Jawa, dan belum berani masuk lagi," katanya.

Ia menyebutkan ada 80 santri yang berasal dari lereng Merapi, dan saat ini para orang tuanya mengelu tidak bisa membayar biaya pendidikan. Pihak ponpes terus mengupayakan agar para santri tetap belajar, dengan memberi bantuan beras.

Menag Suryadharma Ali menyebutkan, bantuan pemulihan pendidikan agama untuk Kabupaten Magelang Rp 4,4 miliar, Boyolali Rp 1,4 miliar dan Klaten Rp 1,1 miliar, serta Sleman Rp 3,9 miliar. Bantuan tersebut bisa digunakan untuk biaya pembangunan atau rehabilitasi gedung pondok pesantren atau sekolah serta membeli peralatan belajar.

"Bantuan ini untuk upaya memulihkan penyelenggaraan pendidikan di pesantren dan lembaga pendidikan formal swasta berbasis agama," katanya.

Menurut Menag, akibat bencana Merapi perekonomian di lereng Merapi terhenti dan eksesnya mengganggu kelancaran dunia pendidikan. Para orang tua, tidak punya uang untuk menyekolahkan anaknya.

Karena itu Menag mulai memikirkan untuk pemberian beasiswa lagi untuk tahun depan. "Lembaga pendidikan yang menerima bantuan tersebut hanya swasta, karena lembaga pendidikan agama negeri telah mendapatkan anggaran di DIPA," katanya.

( Tuhu Prihantoro / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 11515
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12179
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 11982
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14242
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 11589
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER