
Semarang, CyberNews. Letkol CPN Wahyu Jatmiko kini memegang tongkat komando pimpinan Skadron 31/Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Pus Penerbad).
Melalui upacara Serah Terima Jabatan yang dipimpin Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Dan Puspenerbad) Brigjend TNI Nabris Haska, secara resmi tongkat komando Dan Skadron 31/serbu diserahterimakan dari Letkol CPN Suprapto kepada Letkol CPN Wahyu Jatmiko di Markas Skadron 31/serbu, komplek Lanumad A Yani Semarang, beberapa waktu lalu.
Dan Skadron 31/Serbu Letkol CPN Wahyu Jatmiko sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Pengetahuan Militer Umum (Kadeppengmilum) Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Pusdik Penerbad). Sementara Letkol CPN Suprapto usai menyerahkan tampuk pimpinan Dan Skadron 31/serbu akan menempati jabatan sebagai Direktur Operasional Penerbangan (Diropsbang) Puspenerbad.
Meski upacara sertijab diwarnai dengan hujan namun tidak menggurangi kekhidmatan jalannya upacara tersebut. Dalam amanatnya Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Dan Puspenerbad) Brigjend TNI Nabris Haska mengatakan perlunya pembinaan personil yang terus dilakukan guna mencetak prajurit Penerbad yang profesional.
"Pergantian jabatan adalah hal wajar untuk meningkatkan kinerja individu dan satuan di tempatnya bertugas. Dengan begitu seorang prajurit dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan peran dan fungsi,"terangnya.
Sebagai satuan pelaksana, Puspenerbad memiliki peranan penting dalam menjalankan satuan operasioanl penerbangan angkatan darat diantaranya melaksanakan tugas-tugas penerbangan baik untuk Operasi Militer maupun Operasi Selain Militer (misi kemanusiaan).
"Skadron 31/Serbu selain berperan sebagai satuan penerbangan angkatan darat dalam operasi militer juga berperan dalam operasi-operasi kemanuasian jika dibutuhkan, untuk membantu masyarkat yang membutuhkan, seperti misi kemanusiaan pengiriman bantuan dan obat-obatan serta tim medis di daerah bencana," jelasnya.
Danpuspenerbad mengatakan beberapa waktu lalu 2 helikopter MI 17 milik Skadron 31/Serbu juga telah digunakan untuk misi kemanusiaan untuk wilyah yang terkena bencana Tsunami di Mentawai. Karena medan yang berat dan terpencil, armada Helikopter MI 17 sangat efektif untuk misi tersebut karena memiliki daya angkat yang lebih banyak dibanding heli yang lainnya.
Ditambahkannya, dalam waktu dekat Skadron 31/serbu juga akan mendapatkan tambahan 6 heli jenis MI 17 guna mendukung tugas operasinya. Dengan tambahan Alutsista tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan Skadron 31/serbu sebagai satuan tempur udara TNI angkatan darat.
( Maulana M Fahmi / CN13 )