
Magelang, CyberNews. Menurut sejumlah tetangga kontrakan, Widi Widayat (55) pelaku pembunuhan serta mutilasi terhadap istrinya Tutik Widayati dikenal sebagi pribadi yang pendiam.
Pelaku jarang bergaul dengan tetangga kontrakan dengan alasan sibuk bekerja. Sebagai sopir antarkota, Widayat hanya pulang seminggu sekali setiap hari Jum’at. "Kami sudah lama tinggal bertetangga namun tidak dekat. Paling-paling sekedar menyapa jika kebetulan berpapasan. Pak Dayat orange tertutup," kata Ilham, tetangga kontrakan Widayat.
Kesaksian serupa disampaikan Yahya Abdillah, kernet bus PO Ramayana yang menjadi kondektur Widayat. Selama dalam perjalanan, Widayat bukan tipe orang yang senang bercerita. Ia lebih banyak diam.
Namun demikian, kata Yahya, selama 15 tahun bekerja Widayat tidak pernah bermasalah dengan karyawan maupun merugikan perusahaan. “Ia karyawan yang baik tapi saya tidak tahu ketika dia di rumah. Kadang-kadang dia juga mengajak guyon tentang bagaimana nomer bisa tembus,” kata Yahya.
( MH Habib Shaleh / CN13 )