
Yogyakarta, CyberNews. Hujan deras yang mengguyur wilayah Sleman, petang tadi menyebabkan Sungai Code meluap dan membenam puluhan rumah yang ada di sepanjang sungai tersebut. Akibatnya ratusan warga terpaksa pengungsi di tempat yang lebih aman.
Luapan lahar dingin Merapi yang mulai terlihat di Kali Code sejak sekitar pukul 16.30 itu setidaknya membuat tiga talud ambrol. Menurut keterangan warga, banjir semakin membesar sekitar pukul 17.00.
Akibatnya luapan air sekitar dua meter meluber hingga ke perkampungan yang dilewati sungai ini. Beberapa kawasan tergenang paling parah diantaranya di Kampung Gondolayu, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman dan kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sekitar 500 warga yang berada di sekitar bantaran sungai dievakuasi. "Sekitar 500 warga di wilayah Jambu-Jetis, Rusunawa Cokrodirjan dan Jogoyudan dievakuasi akibat rumah mereka terendam banjir luapan Sungai Code," kata Eko Suryo, Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta.
Derasnya aliran membuat jembatan Jogobaru yang menjadi penghubung Kampung Ledok dan Jogoyudan pun ambrol. Tidak hanya jembatan kampung, namun jembatan-jembatan utama yang menjadi akses utama di Kota Yogyakarta pun terasa bergetar tergerus aliran banjir.
Oleh sebab itu arus lalu lintas di beberapa jembatan di wilayah Kali Code pun sejak pukul 17.00 ditutup. Eko Suryo menghimbau semua warga yang berada di bantaran sungai agar berhati-hati karena curah hujan di bulan November ini masih tinggi.
( Sugiarto / CN14 )