panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 November 2010 | 09:39 wib
Kabut Tebal Halangi Pantauan Anak Krakatau
image

Serang, CyberNews. Puncak Gunung Anak Krakatau (GAK) yang tertutup kabut tebal membuat petugas Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak bisa memantau ketinggian asap yang keluar dari gunung itu. Alhasil, perkembangan aktivitas Anak Krakatau itu tidak dapat terlihat.

Kepala Pos Pemantau Anak Krakatau Anton S Pambudi mengatakan, akibat kabut tersebut pihaknya belum bisa membuat rekomendasi status gunung itu pada kantor pusat, yang selama ini rutin dilakukan. "Kabut tebal menyelimuti Anak Krakatau, sehingga kita tidak bisa memanatu kondisi asap yang keluar dari gunung itu," katanya, Rabu (24/11).

Menurut dia, meski jarak antara pos pemantau dengan Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda itu cukup jauh atau sekitar 42 kilometer, namun biasanya asap yang keluar bisa dilihat secara jelas melalui teropong. Dia menjelaskan, saat ini status Anak Krakatau masih Waspada atau berada pada level II.

Anak Krakatau juga tetap mengeluarkan lahan panas. Kondisi tersebut tidak membahayakan selama tidak berada pada radius dua kilometer dari gunung itu. Sedang kegempaan yang tercatat pada 22 November 2010, dari pukul 00.00 WIB-12.13 WIB, hanya 78 kali.

"Kita melarang warga, nelayan atau turis untuk tidak mendekat pada radius dua kilometer, apalagi sampai saat ini kami tidak bisa memantau secara maksimal kegempaan yang terjadi di GAK, karena alat diteksi mengalami kerusakan pada panel solarnya," ujarnya.

( Ant / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 35957
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 37166
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 37637
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 41794
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 36808
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER