
Jakarta, CyberNews. Relokasi total korban erupsi Gunung Merapi sulit dilakukan, salah satu penyebabnya adalah tidak mudah mencari tempat di Jawa yang sudah demikian padat penduduknya. Demikian pernyataan yang diungkapkan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla menanggapi radius daerah rawan bencana Gunung Merapi yang ditetapkan lebih jauh dari yang semula berjarak 5 km menjadi 10 km dari Merapi.
Kalla juga menyebutkan, ada cara lain untuk merelokasi penduduk yaitu dengan transmigrasi. Hanya saja, program transmigrasi kini kurang menarik bagi penduduk, apalagi harus meninggalkan tanah Merapi yang subur. "Satu-satunya jalan yang bisa ditempuh pemerintah saat ini adalah memaksa penduduk dengan mengevakuasi mereka saat Merapi akan bererupsi demi keselamatan nyawa," katanya.
Pemerintah, lanjut Kalla, seharusnya mulai berpikir untuk melakukan pelatihan evakuasi dan penyelamatan bagi penduduk yang tinggal di radius lima kilometer di bawah Merapi agar masyarakat mampu secara mandiri menyelamatkan diri.
( Ant / CN14 )