panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 November 2010 | 23:23 wib
Jamuan Makan Malam di Istana Negara
Obama Cerita Masa Kecilnya di Jakarta

Jakarta, CyberNews. Sebagai anak laki-laki yang pernah tinggal empat tahun di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Pusat, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama tidak pernah mengira bisa masuk dan dijamu di Istana Negara.

Dalam sambutan usai jamuan makan malam kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/11) malam, Obama mengatakan ia tidak pernah berpikiran akan dijamu oleh seorang Presiden Indonesia di tempat yang bersejarah itu. "Sebagai anak laki-laki yang tinggal di Menteng Dalam, waktu itu saya tidak pernah berpikiran akan dijamu di tempat terhormat ini. Saya tidak pernah menyangka bisa memasuki tempat ini sebagai Presiden Amerika Serikat," tutur Obama.

Pada jamuan makan malam kenegaraan yang dihadiri oleh seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta pimpinan lembaga negara termasuk Ketua MPR Taufik Kiemas yang hadir bersama isterinya mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, dihidangkan makanan tradisional Indonesia untuk Obama.

Obama dijamu dengan menu bebek asap dengan asparagus, mie bakso, nasi goreng berlauk ayam goreng kremes, telor ceplok, sate daging bumbu kacang, udang galah goreng tepung, dan acar. Sajian makan malam kemudian ditutup dengan hidangan pisang bakar dan es kopyor.

Dalam sambutan penutup, Obama memuji kelezatan hidangan makan malam dan berterimakasih untuk sajian mie bakso, nasi goreng, emping, dan kerupuk. "Semuanya enak," ujar Obama dalam Bahasa Indonesia.

Dalam sambutannya ketika jamuan makan malam dan juga pada konferensi pers usai pertemuan bilateral, Obama menyampaikan kenangan masa kecilnya selama empat tahun tinggal di Jakarta.

Ia masih mengingat satu-satunya gedung bertingkat di Jalan MH Thamrin saat itu adalah Sarinah dan orang-orang melintas dengan becak, sepeda, atau bemo.

Namun, Obama menegaskan bahwa kehadirannya saat ini di Indonesia sebagai Presiden AS adalah untuk melihat ke depan, bukan memandang ke belakang.

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 18:38 wib
Dibaca: 27
26 Mei 2012 | 18:30 wib
Dibaca: 206
26 Mei 2012 | 18:12 wib
Dibaca: 141
image
26 Mei 2012 | 18:04 wib
Dibaca: 162
26 Mei 2012 | 17:49 wib
Dibaca: 161
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER