
Kudus, CyberNews. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Kudus tetap menolak kedatangan Presiden Amerika, Barack Obama ke Indonesia. Kelompok itu menyerukan seluruh kelompok komponen bangsa untuk menolak kedatangan pimpinan negara adikuasa itu.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah HTI Kudus, Agung Dwi Nurcahyo, mengemukakan hal itu kepada Suara Merdeka, Selasa (9/11) pagi. Dia menyatakan kedatangan Obama merupakan pengukuhan 'Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia' yg telah disepakati Menlu AS dan Indonesia pada September di Washington lalu.
"Kalau kita telaah kritis, isi dari 'kemitraan' tsb, lebih kepada pengukuhan dominasi AS atas Indonesia," katanya.
Bila melihat kenyataan seperti itu, tidak ada alasan selain pihaknya menghimbau adanya penolakan. Alasannya jelas, Obama disimbolkan sebagai pemimpin negara penjajah. "Kami akan tetap menolaknya," tandasnya.
Pihaknya mengaku heran dengan sikap yang diperlihatkan pemimpin Indonesia saat ini. Pasalnya, sejak awal negeri ini mengisyaratkan prinsip sebagai negara yang menolak penjahahan. Bila sudah seperti itu, tentu semua pihak diharapkan dapat kembali meneguhkan semangat tersebut.
"Kita dapat melihat pada pembukaan Undang-undang 1945," tegas dia.
( Anton WH / CN16 )