
Seoul, CyberNews. Seorang mantan tentara Korea Selatan pulang ke kampung halamannya setelah hampir 60 tahun menjadi tawanan perang oleh pasukan Korea Utara, Selasa (2/11).
Kim (84) tiba di Seoul dari satu negara ketiga yang tidak disebut namanya, tempat ia tinggal setelah melarikan diri dari Korea Utara (Korut) pada April, demikian dilaporkan kantor berita Yonhap.
Kim dibawa ke Korut setelah menderita luka di kepala dan ditangkap tahun 1951 dalam perang Korea. Ia berada dalam perlindungan di sebuah konsulat di Korea Selatan (Korsel).
Sebelumnya terjadi perundingan-perundingan tingkat pejabat tinggi di mana negara ketiga itu mengizinkan dia pulang setelah selama beberapa bulan menolaknya, kata Yonhap mengutip satu sumber diplomatik. Namun kementerian luar negeri setempat tidak mengkonfirmasikan berita itu.
Seoul memperkirakan sekitar 500 tawanan perang dari konflik tahun 1950-1953 tidak pernah dikirim pulang dalam pertukaran tawanan setelah berakhirnya perang.
Seoul juga mengatakan sekitar 480 warga sipil Korsel, sebagian besar nelayan, diculik dan dibawa ke Korut dalam tahun-tahun setelah perang.
Meski demikian, dua negara itu secara teknis tetap dalam status perang sejak tahun 1953 karena tidak ada perjanjian perdamaian.
( Ant / CN16 )