
Banyumas, CyberNews. Dari jalur Selatan dilaporkan, kemacetan sepanjang 10 kilometer terjadi diakibatkan karena banjir. Kemacetan terjadi mulai dari Kecamatan Kemranjen hingga Kecamatan Tambak. Tercatat sembilan desa di Kemranjen, yaitu Desa Kedungpring, Kecila, Karangjati, Kebarongan, Alasmalang, Sirau, Grujugan dan Sibrama tergenang.
Banjir terparah terjadi di Desa Sibrama, hal ini dikarenakan jebolnya tanggul Sungai Petarangan rusak yang baru diperbaiki oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dua minggu lalu.
Hujan deras yang mengguyur wilayah utara Kecamatan Kemranjen hari Minggu ini berlangsung dari pukul 12.00 hingga pukul 15.30. Genangan air yang berakibat banjir mulai terjadi sekitar pukul 13.30. Menurut Camat Kemranjen, Srie Yono, banjir yang melanda wilayahnya merupakan banjir kiriman dari daerah atas seperti Desa Karanggintung, Alasmalang dan Petarangan.
Ditemui terpisah, Kepala Desa Kedungpring, Anwari, menyatakan desanya menjadi indikator banjir bagi Kecamatan Kemranjen. "Bila Kedungpring banjir, maka sudah dipastikan desa lain banjir lebih parah," ungkapnya.
( Ryan Rachman , Citra Banch Saldy / CN14 )