
Jakarta, CyberNews. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Komisaris Jenderal Polisi Timur Pradopo sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/10).
Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono telah tiba di tempat pelantikan pada pukul 15.00 WIB. Sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II hadir. Para perwira tinggi kepolisian juga berada di tempat acara, termasuk Komjen Pol Nanan Soekarna yang sempat disebut-sebut sebagai calon Kapolri.
Sesaat setelah Presiden tiba, rangkaian acara pelantikan dimulai. Acara diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden nomor 68/Polri/2010 tentang pengangkatan Komjen Pol Timur Pradopo sebagai Kapolri.
Keppres tersebut juga sekaligus menyatakan pemberhentian dengan hormat Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dari jabatan Kapolri.
Selanjutnya, Timur Pradopo mengucapkan sumpah jabatan sebagai Kapolri yang baru. Dalam sumpahnya, Timur menyatakan bersedia menjalankan tugas sebagai Kapolri sebaik-baiknya dan tidak akan menerima apapun yang bertentangan dengan kewajiban.
Timur lalu menandatangani berita acara pengangkatan dirinya sebagai Kapolri.
Sebelumnya, Timur Pradopo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri merupakan calon tunggal Kapolri. DPR pun menyetujui Timur sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun pada 10 Oktober lalu.
( Ant / CN16 )