panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Oktober 2010 | 16:01 wib
Kidung Donga Pamuji Mengiringi Pamitan Bupati Begug
image

Upacara pelepasan Bupati Wonogiri Begug Poernomosidhi


Wonogiri, CyberNews
. Gendhing ladrang bedayan laras slendro pathet manyura, dikumandangkan oleh para pengrawit pimpinan Ki Widodo Wilis SSn, dalam nada ritmik, mengiringi prosesi kirab sembilan orang penari putri bedaya dari Sanggar Sadupi. Mereka keluar beriringan, dengan kawalan tiga prajurit hulubalang bersenjata tombak dan tameng. Dalam gerak pelan, para penari maju selangkah demi selangkah, seirama dengan alunan tembang Kidung Pamuji Donga "Rahayu sasmining titah, rahayu sasamining dumadi."

Delapan dari 12 penari bedaya ini, membawa serta kenang-kenangan tali asih, berupa keris pusaka yang dikemas dalam kotak, dan bingkisan kain batik gambar tokoh wayang Semar Ki Bodronoyo. Untuk kemudian diserahkan oleh Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi, kepada 50 anggota DPRD, melalui Ketua DPRD Wawan Setya Nugraha SSos dan para Wakil Ketua Drs Hamid Noor Yasin MM, Radjiman dan Tinggeng SH.

Ikut mendampingi penyerahan tanda mata ini, Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Dokter Y Sumarmo. Ritual pamitan kepala daerah yang dikemas dalam nuansa budaya kejawen ini, berlangsung di ruang sidang utama graha paripurna, lantai dua gedung DPRD Wonogiri. Digelar setelah usai pelaksanaan rapat paripurna DPRD membahas penetapan rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) Kabupaten Wonogiri 2011.

"Perkenankanlah saya menyerahkan kenang-kenangan pada semua anggota Dewan," kata Bupati Begug.

Mengapa keris dan batik? Karena dua benda ini telah dikukuhkan menjadi warisan budaya dunia oleh Unesco. Ada tiga budaya bangsa Indonesia yang oleh lembaga PBB ditetapkan menjadi warisan dunia. Yakni keris, wayang kulit, dan batik. "Saya berharap, dari gedung ini dapat dikumandangkan budaya bangsa," pesan Bupati Begug Poernomosidi.

Bupati yang punya gelar bangsawan keraton Surakarta sebagai Kanjeng Pangeran Adipati (KPA) Candra Kusuma Ki Ageng Dana Warih Sura Agul-agul ini, mengatakan, pesatnya kemajuan zaman dan mordernisasi, menjadikan bangsa Indonesia hampir kehilangan budayanya.

Kata-kata pamitan Bupati Begug, disampaikan penuh tekanan dan memberikan pancaran daya sihir. Membuat seluruh hadirin yang memadati ruang graha paripurna hening dan larut dalam keharuan. Beberapa diantara hadirin, ada yang sampai 'mbrabak' (berlinang air mata). Bupati Begug, mengatakan, 14 Oktober tepat 10 tahun lalu, di gedung DPRD ini, bersama dokter Y Sumarmo terpilih jadi Bupati dan Wabup Wonogiri.

''Sekarang perkenankanlah saya pamitan kepada seluruh rakyat Wonogiri melalui DPRD. Sepuluh tahun bersama 'panjenengan'  dan masyarakat telah berbuat untuk Wonogiri. Gedung ini bagi saya penuh sejarah. Banyak suka dan dukanya," katanya.

Dia mengatakan, banyak orang yang ternyata tidak senang terhadap kemajuan Wonogiri. "Sebagai Ki Bodronoyo (sebutan Bupati Begug), saya legawa (ikhlas). Mereka saya 'ngapura' (maafkan). Tapi ingatlah, sapa sing nandur bakal ngundhuh (siapa yang menanam pasti memetik)," ujarnya.

Kepada semua masyarakat, diserukan untuk tidak coba-coba berbuat yang tidak baik kepada Wonogiri. "Mohon pamit, saya akan mencari susuhing angin," tutur Bupati Begug beranjak keluar gedung diiringi para penari bedaya.

( Bambang Purnomo / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 18:12 wib
Dibaca: 31
image
26 Mei 2012 | 18:04 wib
Dibaca: 71
26 Mei 2012 | 17:49 wib
Dibaca: 132
26 Mei 2012 | 17:40 wib
Dibaca: 134
image
26 Mei 2012 | 17:24 wib
Dibaca: 226
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER