
Santiago, CyberNews. Sekitar 33 pekerja tambang di Cile yang terjebak di lokasi pertambangan kemungkinan akan diselamatkan secepatnya pekan ini.
Salah seorang kepala operasi pengeboran, Pedro Buttazzoni, mengagtakan kepada BBC pengeboran yang dilakukan telah mencapai jarak sekitar 160 meter dari lokasi para pekerja yang terjebak.
Buttazzoni, direktur perusahaan pertambangan Cile, Geotec, mengatakan pembor mereka sudah menerobos batu sepanjang 464 meter. Dia mengatakan tim akan mencapai lokasi tempat pekerja berada dalam waktu 3-4 hari.
Menurutnya perdebatan terjadi diantara petugas penyelamat tentang kebutuhan membangun terowongan dari metal seperti rencana semula, yang pembuatannya akan memakan waktu beberapa hari. Jika keputusannya adalah terowongan tidak diperlukan, maka para pekerja tambang dapat diangkat keluar pada akhir pekan.
Para pekerja tambang terjebak di bawah tanah selama dua bulan, lebih lama dibandingkan kejadian sebelumnya.
Kemajuan pesat
Sebelumnya, Presiden Cile, Sebastian Pinera, mengharapkan para pekerja dapat diselamatkan sebelum rencana kunjungannya ke Eropa pada 17 Oktober nanti. "Saya berharap kami dapat menyelamatkan mereka sebelum saya pergi ke Eropa, saya ingin merasakan peristiwa tersebut bersama dengan para pekerja tambang," kata dia.
Jadwal penyelamatan telah dapat diperpendek setelah proses pengeboran untuk menyelamatkan para pekerja tambang mengalami kemajuan pesat.
Pekan lalu, pemerintah mengatakan proses penyelamatan akan dimulai pada minggu kedua Oktober, bahkan sebelumnya disebutkan akan dimulai pada awal November. Terowongan penyelamatan sudah sempurna, terutama kapsul baja -yang dirancang oleh Angkatan Laut Cile- akan diturunkan.
Rencananya, pasukan komando angkatan laut akan turun ke lokasi tambang guna memantau situasi dan menolong para pekerja dalam menggunakan kapsul penyelamat. Diperkirakan akan menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk menarik seorang pekerja ke atas.
Dokter mengatakan para pekerja sudah mempersiapkan diri untuk proses penyelamatan. Mereka juga mendapatkan pelatihan dari pakar hubungan masyarakat yang akan membantu mereka mengatasi situasi penyelamatan yang akan mendapatkan sorotan media di dunia.
( BBC / CN13 )