
Brebes, CyberNews. Ombak besar laut jawa menerjang kawasan obyek wisata (OW) Pantai Randusanga Indah (Parin) Brebes, Minggu (3/10). Akibatnya, aktivitas pengunjung di tempat wisata itu terganggu dan nyaris lumpuh. Sebab, terjangan ombak menyebabkan kawasan obyek wisata terendam air laut. Bahkan, jalan menunju obyek wisata tergenang setinggi 30 sentimeter.
Puluhan warung semi permanen yang berada di bibir pantai menjadi sasaran terjangan ombak besar tersebut. Meja dan kursi yang terdapat di warung hanyut terbawa ombak. Sejumlah pengunjung yang segaja datang menikmati keindahan pantai di pagi hari terpaksa kembali dengan kecewa. Mereka kesulitan masuk ke kawasan wisata karena hampir seluruh areal terendam air laut.
"Ombak besar ini sudah menerjang obyek wisata sejak sekitar pukul 02.00 tadi," kata Kosam (50), salah seorang pemilik warung di OW Parin Brebes.
Dia mengaku, akibat terjangan ombak besar itu, pihaknya terpaksa harus begadang menjaga warungnya. Sebab, dikhawatirkan ombak akan merobohkan bangunan warung yang hanya terbuat dari bambu. Apalagi, angin juga bertiup sangat kencang.
"Kami khawatir warung rusak akibat ombak besar ini, karena lokasinya berada di bibir pantai. Karena itu, kami berjaga-jaga," ujarnya.
Era (22), warga Seditan Baru, Kecamatan Brebes mengatakan, kecewa saat datang kawasan wisata sudah tergenang air akibat ombak besar. Bahkan, ia sempat nekat menerjang genangan air, tetapi sepeda motornya mogok dan terpaksa harus mendorong.
"Saya ke sini berniat untuk menikmati keindahan pantai saat pagi hari. Tapi, ternyata kawasan obyek wisata digenangi air laut. Warung makan pun ikut tergenang," ujarnya
Kapala Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Akhmad Zaeni mengatakan, hingga kini belum menerima laporan adanya kerusakan akibat terjangan ombak besar tersebut. Selain obyek wisata Parin, ombak besar juga menerjang tambak warga. Namun, kondisi tambak sebagian besar sedang untuk budidaya rumput laut, sehingga tidak terpengaruh. "Saat ini air rob memang sedang tinggi. Kondisi itu diperparah gelombang laut jawa sedang besar. Akibatnya, air laut limpas hingga mengenangi obyek wisata dan tambak warga," paparnya.
( Bayu Setiawan / CN12 )