
Jakarta, CyberNews. Putri alm Jenderal A Yani, korban tragedi 30 S PKI 1965, Amelia Achmad Yani bersama Ketua MPR RI Taufik Kiemas mempelopori silaturahmi anak bangsa. Silturahmi ini digagas melalui Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) yang dipimpin Suryo Susilo.
Forum dan acara ini bertujuan untuk mengakhiri konflik dan bukannya membuat konflik baru dengan semangat silaturahmi, menghilangkan sekat-sekat sosial politik untuk hidup bersaudara, bersahabat dan penuh kedamaian dengan melihat Indonesia ke depan.
Karena satu misi dan visi dengan MPR RI dalam menjaga 4 pilar; Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, maka MPR RI menjalin kerjasama dalam menyosialisasikan 4 pilar berbangsa dan bernegara tersebut.
"Sebelumnya anak-anak dari FSAB bertanya tentang masa depan Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Saya sebagai pimpinan bangga dan terketuk hati saya dan saya tampung anak-anak ini. Jadi, saya juga kagum anak-anak ini bisa besar sampai sekarang. Padahal, orangtuanya memiliki sejarah masa lalu yang memprihatinkan. Karena itulah MPR terbuka untuk kerjasama dengan FSAB dalam menyosialisasikan 4 pilar bangsa ini,"tutur Ketua MPR RI Taufik Kiemas didampingi Amelia Ahmad Yani, Suryo Susilo dan Perry Oemar Dani di Jakarta, Kamis (30/9).
Turut hadir putra-putri korban 30 S PKI dan DII/TII tersebut antara lain Caterine Panjaitan, Sardjono Kartosoewirjo, Gusti Ayu, Ilham Aidit, penggagas FSAB Deni Alamsjah dan 53 orang lainnya.
FSAB berdiri pada 25 Mei 2003.FSAB akan menggelar silaturahmi nasional dalam rangka pemantapan persatuan dan kesatuan bangsa pada Jumat, 1 Oktober 2010 di Gedung Nusantara V DPR/MPR RI.
( A Adib / CN26 )