
Tegal, CyberNews. Ratusan penonton tak bertiket atau tak membeli karcis tanda masuk pentas musik bertajuk "Pesta Bintang Coklat", di Stadion Yos Sudarso, Kota Tegal, mengamuk, Minggu malam (26/9). Penonton melempari dengan batu sekepalan anak kecil, ke pintu masuk sebelah utara yang dijaga ketat aparat gabungan dari personel Polres Tegal Kota, Polsekta Tegal Timur, Brimob Pekalongan, TNI, ormas Pemuda Pancasila.
Lemparan batu tak terduga itu terjadi saat band utama "Nidji" dengan tembang andalan "Sang Mantan", tampil menghibur ribuan penonton. Akibat serangan itu, tiga personel Polres Tegal Kota kepalanya terluka dan mengeluarkan darah. Juga seorang anggota Pemuda Pancasila, Fajar, terkena lemparan batu di bagian kening dan mengeluarkan darah. Lemparan batu tak beraturan tersebut, juga mengenai sejumlah penonton.
Petugas cukup kesulitan untuk menangkap penonton yang berbuat anarkis. Karena situasi di sisi utara stadion gelap dan dijejali ratusan penonton yang ingin menonton pertunjukkan musik itu secara gratis. Melihat situasi buruk seperti itu, sejumlah aparat kepolisian dan TNI mencoba menenangkan penonton yang ingin menonton secara gratis.
Aparat keamanan juga berkoordinasi dengan pihak panitia, agar situasi keamanan bisa aman dan terkendali. Pentas juga dapat berlangsung aman. Di sisi lain, karena jumlah penonton yang membeli karcis dinilai sudah cukup banyak, aparat juga mengusulkan ke panitia agar penonton itu bisa masuk secara gratis. Usulan itu dapat diterima. Aparat keamanan akhirnya membuka pintu masuk sebelah utara.
Terpisah, Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE sangat menyayangkan ulah sejumlah penonton yang anarkis. Di sisi lain, secara umum keamanan pentas musik tersebut dapat berlangsung dengan aman.
( Riyono Toepra / CN14 )