
Sukoharjo, CyberNews. Angin kencang mengganas di wilayah pinggiran Sukoharjo sekitarnya, Sabtu (25/9) sore. Satu rumah milik warga bernama Karjo (40), RT 01/03 Dukuh Gatak, Desa Jetis, Kecamatan Bulu tertimpa pohon yang roboh.
Sementara di Kecamatan Polokarto, tepatnya di Dukuh Tanjung, Desa Bakalan satu pohon besar roboh dan melintang ruas jalan penghubung Sukoharjo-Polokarto. Di Kecamatan Kartasura tepatnya di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta, angin mematahkan dahan pepohonan di kawasan yang pada lalu lintasnya itu.
Angin kencang juga merobohkan pohon di kawasan Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo. Akibatnya sebuah pohon yang
roboh melintang menutupi jalan hingga memacetkan lalu lintas.
Tim SAR, Kesbangpolinmas dan instansi terkait menuju lokasi bencana dan membersihkan pohon serta dahan untuk memperlancar arus lalu lintas.
Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Lasimin yang terjun ke lapangan mengatakan, pohon yang tumbang di kawasan Joho sudah dibersihkan SAR dibantu warga. "Tim SAR dan instansi terkait langsung terjun ke lapangan untuk melakukan evakusai. Rumah warga yang tertimpa pohon di kawasan pinggiran Sukoharjo bagian selatan sedang didata kerusakannya. Sementara ini tidak ada korban jiwa atau luka," kata Lasimin saat dihubungi.
Tanda-tanda kedatangan angin ribut sendiri terlihat sejak pukul 14.00 siang. Awan tebal sudah menggantung di penjuru Kabupaten Sukoharjo. Selang 30 menit kemudian hujan deras disertai angin kencang berhembus hingga membuat jarak pandang terbatas hanya mencapai 500 meter.
Imam Wahyu (26) warga Kartasura yang melintasi Sukoharjo Kota mengatakan, sejumlah dahan pohon yang lapuk nampak patah. Bahkan, sejumlah reklame dan baliho ada yang rusak. "Hujan yang disertai angin kencang itu berangsung sekitar satu jam dan meninggalkan sejumlah kerusakan," katanya.
( Budi Sarmun S / CN12 )