
Semarang, CyberNews. Hujan lebat disertai angin kencang menumbangkan pohon akasia di Jalan Bojong Salaman Raya, Senin (20/9) sore. Pohon angsana berukuran sekitar berdiameter satu meter dengan tinggi sekitar 10 meter itu roboh menimpa beberapa petak kios. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika terjadi hujan lebat selama kurang lebih satu jam.
Salah satu kios itu adalah warung makan milik Lamundri (55) warga Kumodasmoro Dalam 3 RT IV RT V. Warung yang didirikan sejak tahun 1999 itu rusak berat. Kerusakannya meliputi atap dan seisi warung makan yang berukuran 4x6 meter itu. Akibatnya dia mengalami kerugiaan jutaan Rupiah.
Beruntungnya, saat kejadian, Lamundri sedang menutup warungnya. "Saya merasa lega, karena saya sedang menutup warung. Jika tidak, pasti akan menelan korban," ujarnya dengan menghela nafas panjang.
Saat kejadian, Lamundri masih berada di rumahnya, kemudian mendapatkan laporan dari seorang warga sekitar bernama Amad (33). Maman Abdulrahman (52), pemilik bengkel motor disebelahnya, juga tertimpa pohon tumbang itu. Maman yang sedang melayani pelanggannya untuk menambal ban, tiba-tiba mendengar suara roboh dengan suara berderit kencang.
"Saat itu hujan sudah reda. Saya sedang menambalkan ban, tiba-tiba terdengar suara dan roboh tepat di sebelah saya," ujar Maman.
Pohon yang menimpa bengkel motornya itu merusak bagian kiri kiosnya. Dia kemudian bersama pelanggannya untuk segera menyuruh menghindar dari tumbangan itu. Salah satu saksi lain, Ocha (22) yang sedang menambal bannya, beruntung tidak terluka dalam insiden tersebut. Namun Motor Mio yang bannya sedang ditambal, rusak di bagian stang depannya, akibat tertimpa ranting-ranting besar dari pohon tersebut.
Warga sekitar berusaha untuk menyingkirkan batang pohon itu setelah melaporkan ke Dinas Pertamanan dan PLN. Pasalnya, kabel listrik yang berada diatas bangunan itu turut tertimpa. "Saya kuatir jika kabel itu akan menyetrum warga, jadi kami berhati saat menyikirkan batang pohon tersebut," tambah Maman.
( Garna Raditya / CN27 )