
Solo, CyberNews. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Surakarta merespons positif pencopotan Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Lilik Sutikna oleh Pangdam IV Diponegoro.
Ketua PWI Cabang Surakarta Budi Santoso mengatakan pencopotan itu merupakan langkah positif yang diambil jajaran Kodam IV Diponegoro, Jawa Tengah untuk menegakkan korpnya. Selain memudahkan dalam pemeriksaan, juga mengurangi dampak traumatis akibat penganiayaan itu.
"Kita harus dukung, sikap tegas yang diambil Pangdam dalam mereformasi institusinya,'' paparnya.
Meski demikian, proses hukum yang kini tengah dijalankan terhadap Letkol Inf Lilik Sutikno tetap harus diteruskan, karena semua ini merupakan bentuk pembelajaran bagi pejabat publik. "Soal aliran dana GLA yang diduga masuk ke institusi Kodim, semestinya juga harus ditelusuri. Selain untuk mencari kebenaran, juga karena persoalan itulah yang menjadi biang keladi munculnya persoalan dengan wartawan," katanya.
Senada, Ketua Dewan Penasihat PWI cabang Surakarta Begog D Winarso menambahkan, sangat apresiasi dengan ketegasan Pangdam. Menurut dia, tindakan tegas Pangdam terhadap anggotanya yang bersalah merupakan bentuk tanggungjawab sebagai pimpinan.
"Saya tahu beliau sangat care dengan media serta mempunyai ketegasan terhadap anggota yang bersalah. Karena itu kami mengapresiasi dan berharap ke depan tidak terjadi hal-hal semacam itu," kata Begog.
Komandan Korem 074 Warastratama Kolonel Inf Abdul Rahman Kadir mengatakan, pencopotan tersebut murni terkait dengan pemukulan terhadap wartawan. Tidak ada kaitannya dengan dugaan adanya aliran dana GLA ke institusi Kodim seperti yang ditulis media.
( Heru Susilo / CN12 )