
Pekalongan, CyberNews. Sebuah bus menabrak mobil APV yang berisi delapan penumpang di Jalan Raya Sepacar, dinihari tadi (6/9). Akibat peristiwa itu, empat orang penumpang mobil APV B 1197 KFF mengalami luka-luka. Dari empat korban, dua di antaranya mengalami luka berat.
Korban luka berat yakni Joni Siswanto (21) dan Zaenal Abidin (20), semuanya warga Demak, Jawa Tengah. Sedangkan yang mengalami luka ringan pengemudi mobil, Daruil Siahaan (55), warga Jalan Cempaka, Bekasi dan Kasiran (24) warga Demak, Jawa Tengah. Semua korban kini masih dirawat di RSUD Kraton untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Juharno menjelaskan, dari keterangan yang diperoleh anggotanya menyebutkan, mobil APV yang dikemudikan Darul Siahaan (55) berjalan dari arah Jakarta menuju ke Semarang. Ketika sampai di Jalan Raya Sepacar, Tirto, si pengemudi berbalik arah dengan menyeberang di belokan. Namun pada saat berbelok, muncul sebuah bus dari arah Timur dengan kecepatan tinggi.
Pengemudi mobil sudah terlanjur menyebrang jalan sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan. Bus itu langsung menabrak bagian mobil bagian belakang. Setelah kejadian itu, bus tersebut tidak berhenti dan langsung kabur ke arah Barat.
Juharno menjelaskan, meski berhasil kabur namun pihaknya sudah mengetahui identitas bus yang melakukan tabrak lari. Saat kejadian, ada saksi yang menginformasikan bahwa bus yang menabrak mobil APV dan menyebakan penumpangnya dirawat di rumah sakir adalah milik salah satu Perusahan Oto Bus yang bermarkas di daerah Tegal.
"Kami sudah menyampaikan surat resmi ke perusahaan itu supaya menyerahkan awak bus dan kendaraannya yang menabrak mobil APV kepada penyidik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas dia.
Selanjutnya Kasat Lantas mengimbau kepada semua pemudik supaya lebih berhati-hati saat berkendaraan menuju ke tempat kelahirannya. Para pemudik sangat ditunggu-tunggu keluarganya di rumah sehingga jangan sampai mengalami kejadian yang tidak diinginkan selama dalam perjalanan pulang kampung.
"Kalau merasa capai dan lelah, silahkan berhenti sebentar. Setelah fit kembali, baru melanjukan perjalanan," tegas Juharno.
( Achid Nugroho / CN13 )