panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 September 2010 | 18:49 wib
Polisi Minta Keterangan Isteri Gubernur Jabar


Bandung, CyberNews.
Terkait insiden tertembaknya seorang bocah di kediaman resmi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, polisi telah meminta keterangan Netty Heryawan, isteri Guberur. Pemeriksaan telah dilakukan beberapa jam usai kejadian tersebut.

"Isterinya Gubernur sudah kita periksa saat pemeriksaan awal di Gedung Pakuan, termasuk saksi lainnya seperti sopir, kepala bagian rumah tangga, dan cleaning service. Karena malam, enggak mungkin kan tadi malam kita bawa ke sini (Mapolres Bandung - red)," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami, kepada wartawan di Mapolres Bandung, Jalan Jawa, Sabtu (4/9).

Namun pemeriksaan terhadap Netty tidak dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi. Sebab, yang bersangkutan tidak ada di lokasi kejadian dan tidak masuk ke dalam kamar. Saat itu, Netty sedang berada di rumah induk yang lokasinya masih berada di lingkungan Gedung Pakuan.

"Isteri Gubernur itu kan tidak mengetahui kejadiannya. Dia hanya tahu ada insiden itu beberapa saat usai kejadian. Jadi, kapasitasnya saat diperiksa dilakukan untuk mengetahui keterangan awal saja," jelasnya.

Jika ke depan pihak kepolisian membutuhkan keterangan Netty dalam pemeriksaan selanjutnya, maka ia akan kembali dipanggil. "Ya, nanti kalau misalkan dibutuhkan. Akan kita periksa lagi," katanya.

RA, bersama dua temannya yaitu R, yang diduga pelaku dan satu teman lainnya bertandang ke rumah gubernur Jabar. Ketiganya merupakan teman sekolah salah satu anak gubernur di SD Mutiara Bunda.

Ketiga bocah tersebut tanpa anak gubernur bermain di dalam kamar anak pertama Ahmad Heryawan. Tapi saat itu kamar dalam keadaan kosong karena Imam sedang kuliah.

Di kamar itu ketiganya menemukan senapan angin kaliber 4,5 mm merek Sharp Tiger dan memainkannya. Tak lama berselang, tiba-tiba terdengar letusan. Suhaya, pegawai bagian cleaning service dan Kasubag Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Yeni, langsung menuju kamar dan menemukan RA berlumuran darah. Yeni kemudian menghubungi Netty Heryawan, istri Ahmad Heryawan, untuk memberitahu peristiwa itu.

Pukul 16.00 WIB, korban dilarikan ke RS Santosa oleh Netty Heryawan. Namun tidak lama kemudian, RA dirujuk ke RS Borromeus. Saat ini kondisi korban telah membaik.

( dtc / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
26 Mei 2012 | 16:28 wib
Dibaca: 41
26 Mei 2012 | 16:22 wib
Dibaca: 72
26 Mei 2012 | 16:16 wib
Dibaca: 147
26 Mei 2012 | 15:57 wib
Dibaca: 299
26 Mei 2012 | 15:46 wib
Dibaca: 151
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER