
Dubai, CyberNews. Alasan kepolisian negara Uni Emirat Arab (UEA) memblokir layanan Blackberry bukan hanya soal dugaan ancaman terorisme. Lebih dari itu, Blackberry dicurigai menjadi mata-mata pemerintah AS dan Israel.
"AS merupakan penerima manfaat utama atas tidak adanya kontrol terhadap data Blackberry. Pasalnya mereka memiliki hak untuk memata-matai negara UEA," ujar Kepala Kepolisian Dubai Dhahi Khalfan Tamim, seperti dikutip melalui Reuters, Sabtu (4/9).
Menurut Tamim, negara-negara Barat telah menuduh Arab sebagai pengekang kebebasan penggunaan Blackberry namun di sisi lain mereka malah diperbolehkan mengakses data yang ada di Blackberry. Negara barat yang dimaksud Tamim adalah AS, Israel, Inggris dan lainnya.
UEA sendiri telah mengultimatum produsen Blackberry, Research in Motion (RIM) untuk melakukan pemblokiran terhadap layanan tersebut, baik messenger, email maupun web browser, pada 11 Oktober nanti. Keputusan itu akan berlaku jika RIM tidak bisa menyediakan akses terhadap data-data terenkripsi di Blackberry Arab yang sekarang memiliki 500 ribu pengguna.
( OKZ / CN12 )