
Solo, CyberNews. Permintaan pembuatan kartu kuning oleh para pencari kerja di Kota Solo meningkat tajam. Hal ini dapat dilihat di Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Kota Surakarta. Dari pantauan wartawan, tampak para pencari kerja seakan tak habis berdatangan. Mulai dari pagi hingga siang hari, mereka datang silih berganti untuk mengajukan pembuatan kartu kuning yang merupakan salah satu syarat administratif melamar sebuah pekerjaan.
Menurut Kepala Dinsoskertrans, Singgih Yudoko, saat ditemui Suara Merdeka CyberNews, Selasa (31/8), peningkatan permintaan pembuatan kartu pencari kerja tersebut sudah terasa sejak awal Agustus lalu. Adapun yang menjadi pemicu melonjaknya permintaan, menurut dia, karena ada info mengenai penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan segera dibuka di berbagai daerah. "Selain itu, juga dikarenakan saat ini para siswa dan siswi sekolah, serta mahasiswa perguruan tinggi, banyak yang baru saja lulus dari sekolah dan kampusnya masing-masing. Agar bisa segera mendapat pekerjaan, mereka pun datang ke sini minta dibuatkan kartu kuning yang merupakan salah satu syarat administratif melamar kerja," tambahnya.
Berdasarkan data yang tercatat di Dinsoskertrans Kota Surakarta, Singgih mengatakan, permintaan pembuatan kartu kuning di bulan Agustus melonjak 500 persen jika dibandingkan Juli lalu. "Selama Agustus, ada sebanyak 580 pencari kerja yang mengajukan pembuatan kartu tersebut. Sementara Juli, hanya 119. Jumlahnya memang naik signifikan," katanya lagi.
( Muhammad Nurhafid / CN14 )