
Klaten, CyberNews. Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 44. 574. 18 milik keluarga Hj Sri Hartini Haryanto (47), calon wakil bupati dari PDI P di Jl Raya Pakis-Baki, Dusun Babadan, Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Selasa (31/8) dijarah kawanan perampok. Pelaku yang berjumlah empat orang membawa kabur uang setoran sekitar Rp 25 juta.
Saksi mata di lokasi kejadian, Sumarlan (27) karyawan SPBU warga Dusun Telukan, Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah mengatakan para pelaku yang berjumlah empat orang datang pukul 02.30 WIB.
"Saya saat itu tidur di luar kantor tetapi didatangi dua pelaku," ungkap dia, Selasa (31/8).
Dua pelaku tiba-tiba membangunkannya dari tidur. Para pelaku menodongkan senjata tajam jenis celurit ke perutnya. Sebab ketakutan, dia mengaku tidak sempat melihat wajah keduanya dalam temaram sorot lampu. Apalagi para pelaku mengenakan helm standar sehingga tidak jelas mukanya. Selain menodongnya, dua pelaku lain juga mengancam dengan golok satpam SPBU Sri Mujiyanto (30).
Kedua pelaku yang menodongnya langsung memintanya menujukkan uang di laci di dalam kantor. Setelah ditunjukkan, pelaku
mengambil uang tunai dengan dibungkus tas plastik. Setelah menjarah uang, para pelaku kabur dengan sepeda motor ke arah selatan. Sepeda motor diparkir para pelaku di depan kamar kecil. Saksi dan Satpam usai kejadian langsung berteriak meminta tolong dan mengejar ke selatan. Namun para pelaku sudah kabur di kegelapan malam.