
Blora, CyberNews. Kerusakan jalan melanda hampir setiap sudut desa di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Blora. Di Kecamatan Bogorejo, kerusakan jalan juga terlihat. Setidaknya, ada lima titik kerusakan jalan yang cukup parah di sana.
Hal tersebut diakui oleh Camat Bogorejo Irfan Agustian Iswandaru. "Ada lima titik kerusakan yang ada di Bogorejo, yaitu di Prantaan, Jeruk, Bogorejo, Tempurejo dan Gayam," ujarnya.
Menurut pengakuannya, kerusakan jalan di kecamatan yang dipimpinnya itu sudah berlangsung sejak Desember tahun lalu. "Selain rusak karena air hujan, juga diakibatkan oleh banyaknya truk yang melewati kawasan tersebut," tambahnya.
Pria kelahiran Jakarta 4 Agustus 1975 itu mengaku, tidak bisa berbuat apapun, karena ratusan truk dengan muatan berat baik yang legal maupun tak berizin lewat tiap harinya, legal atau berizin. Tak ayal, hal ini menjadi sangat dilematis baginya.
"Pemerintah kabupaten harus bertindak, karena kerusakan jalan yang parah itu membuat warga resah. Apalagi, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih saat ini," harapnya.
Di Kecamatan Kunduran, parahnya jalan yang rusak juga menjadi pemandangan yang biasa. Misalnya Jalan di Desa Kodokan, Kecamatan Kunduran, yang menghubungkan Desa Sonokidul dengan Pasar Randualas di Desa Randualas, Kecamatan Ngawen, bahkan sangat membahayakan para pengguna jalan yang lewat.
"Saya berharap ada perhatian dari pemerintah, agar segera dilakukan perbaikan," ungkap Yudi NH, salah seorang warga Dukuh Ngriking, Desa Kemiri, Kecamatan Kunduran, Blora
( Rosidi / CN26 )