
Solo, CyberNews. Kian maraknya kasus perampokan yang terjadi di berbagai daerah menjelang Lebaran, termasuk di toko emas Bokor Mas di Klaten pekan lalu, membuat penjualan perangkat 'closed circuit television' (CCTV) atau kamera pemantau di Solo meningkat.
Sejumlah toko dan distributor penjual perangkat CCTV mengaku kebanjiran pembeli. Baik pembeli secara perorangan maupun perusahaan. Seperti yang disampaikan Andi, Teknisi CCTV Online Main Dealer G-Lenz CCTV. "Sejak Juli lalu, baik penjualan maupun pesanan untuk pemasangan CCTV mengalami peningkatan sampai dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Bahkan sekarang, kami sudah tidak menerima pesanan untuk memasang CCTV," kata dia saat dijumpai Suara Merdeka CyberNews, Kamis (28/6).
Saat ini, lanjut Andi, setidaknya ada 10 proyek pemasangan CCTV yang harus dilakukan pihaknya. Sedangkan bulan lalu, hanya sekitar empat sampai lima proyek. "Setiap satu proyek, rata-rata ada delapan hingga 16 CCTV yang harus dipasang. Sampai sekarang, rata-rata pembeli yang minta dipasangkan CCTV adalah perorangan, swalayan, bank dan toko emas."
Meningkatnya angka penjualan dan pemasangan CCTV ini, menurut Andi, dikarenakan masyarakat maupun perusahaan menginginkan kemudahan sistem keamanan di tempat usahanya maupun untuk melindungi properti pribadi. "Kalau pakai CCTV semuanya bisa terekam dengan jelas," tambahnya.
( Muhammad Nurhafid / CN14 )