
Kulonprogo, CyberNews. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menyediakan lahan seluas 770 hektar untuk pembangunan
bandara. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) diharapkan bisa didanai Pemerintah Ceko yang akan menanamkan modalnya.
Bupati Kulon Progo Toyo S Dipo mengatakan, untuk pembangunan bandara itu sudah ada tawaran investasi dari Ceko dengan nilai sekitar 8 triliun. Feasibility study pembangunannya sudah selesai dilakukan oleh Pemerintah Ceko. Menurutnya untuk ditindaklanjuti penyusunan DED perlu dijajagi kemungkinan dibiayai lagi oleh Pemerintah Ceko agar berkesinambungan.
"Mereka yang membuat rancangan awalnya sehingga untuk keberlanjutannya perlu dijajagi kemungkinan bisa dilanjutkan penyusunan DED yang dibiayai Pemerintah Ceko," kata Toyo S Dipo saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Ceko, Emeria Wilujeng Amir Siregar, di Gedung Pemkab, Kamis (26/8).
Menurut Toyo, pembangunan bandara sudah didukung oleh Gubernur DIY. Sesuai studi kelayakan, pemindahan bandara ke Kulonprogo harus dilakukan selambat-lambatnya 8 tahun ke depan. Hal itu karena besarnya pertumbuhan jumlah penumpang dan penerbangan sehingga ke depan tidak mungkin tertampung lagi di Bandara Adi Sucipto.
"Kalau selambat-lambatnya 8 tahun ke depan, bandara harus pindah karena pertumbuhan jumlah penumpang, maka setidaknya 5-6 tahun lagi sudah harus pindah,” ujarnya.
Guna pembangunan bandara itu, kata Toyo, Pemkab menyediakan lahan seluas 770 hektar. Lahan yang disediakan itu lebih luas dari yang diajukan PT Angkasa Pura yakni 550 hektar. Dengan begitu ketika ke depan diperlukan perluasan bandara tidak akan timbul masalah.
Dipaparkan Toyo, nantinya bandara akan dibangun terpadu dengan pelabuhan ikan yang dihubungkan jaringan kereta api. Dengan adanya jaringan kereta api itu sekaligus akan memudahkan akses ke kota Wates.
Menanggapi hal itu, Emeria memberikan apresiasi positif terhadap rencana besar tersebut. Ia menyatakan pihaknya mendukung dan akan memfasilitasi kerjasama dengan pemerintah maupun kalangan investor Ceko untuk merealisasikannya.
"Pembangunan bandara terpadu dengan kereta dan pelabuhan ini sebuah megaproject yang banyak diterapkan di negara-negara eropa. Saya akan berupaya agar ini bisa terwujud,” ujarnya.
( Panuju Triangga / CN26 )