
Wonosobo, CyberNews. Sebuah mobil pick up yang mengangkut galon air mineral, Rabu (25/8) siang, menabrak median jalan di sebelah barat bundaran Kertek.
Kecelakaan itu terjadi gara-gara pedal gas mobil bernopol B 9380 SN macet. Sopir mobil, Sukardi (54), warga Wonokasihan, Sojokerto, Kecamatan Leksono itu, sedianya akan bongkar muatan di Toko Panorama di Jalan Parakan, tak jauh dari lokasi kejadian.
Untungnya dalam insiden itu tidak ada korban jiwa, Sukardi hanya mengalami memar di telapak kaki. Bodi kanan depan kendaraan ringsek, akibat menghantam median jalan. Peristiwa itu sempat membuat lalu lintas terganggu, karena posisi mobil nahas tersebut berada di tengah jalan. Kendaraan lainnya harus berjalan pelan-pelan, saat mobil dievakuasi dengan menggunakan mobil derek.
Kanit Laka Aiptu Sutono menjelaskan, peristiwa terjadi saat sopir mobil akan bongkar muatan galon di depan Toko Panorama. Namun mobilnya tidak berhenti pas di depan toko. "Sopir lalu berniat memundurkan mobil, agar berhenti tepat di depan toko," jelasnya, mewakili Kasat Lantas AKP Darmono.
Saat distarter, mesin mobil tak mau hidup. Dicoba beberapa kali, mesin mobil tetap mati. Sukardi lalu berinisiatif menghidupkan mesin, dengan cara menjalankan mobil pelan-pelan, sembari distarter dan memasukkan gigi mobil. Usahanya berhasil. Mesin mobil hidup. Tapi nahas, pedal rem macet tak mau kembali ke posisi normal.
Akibatnya, mobil ngglondor karena sudah masuk ke gigi satu. Saat melewati bundaran Kertek, Sukardi banting setir ke kanan. Mobil langsung menghantam median jalan. Benturan keras menyebabkan bodi kanan depan kendaraan pengangkut barang itu ringsek.
Pascakejadian, Sukardi dimintai keterangan di pos polisi Kertek. Dia mengaku, KIA Ceres itu bukan mobil yang biasa dia bawa. "Saya baru sekali ini bawa mobil itu. Biasanya saya bawa truk," tuturnya.
( Irfan Salafudin / CN13 )