panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Agustus 2010 | 20:18 wib
Rp 1 Miliar untuk Pavingisasi Kawasan Keraton Surakarta

 

Solo, CyberNews. Tahun ini, Pemkot Surakarta memulai penataan kawasan cagar budaya Keraton Kasunanan Surakarta. Sebanyak Rp 1,04 miliar disalurkan untuk penataan tahap I dengan melakukan pavingisasi.

Proyek tersebut dimulai dari Gapura Gladag dilanjutkan ke arah timur dan barat alun–alun lor sepanjang total 900 meter. Pavingisasi yang dikerjakan PT Karya Bisa Sukoharjo itu ditarget selesai pada 5 September mendatang.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Yob S Nugroho mengatakan, pihaknya tak main–main dalam melaksanakan proyek itu dengan melibatkan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) sebelum memulainya.

"Karena yang namanya kawasan atau benda cagar budaya itu memang ada perlakukan khusus. Kami juga melakukan konsultasi dalam penataannya. Karena memang seharusnya tidak boleh ada perubahan atau penambahan bangunan pada kawasan tersebut," ungkap dia, Selasa (24/8).

Selain pavingisasi, pada penataan tahap I pihaknya juga akan menggeser pagar di trotoar lebih mundur 0,5 meter. Sehingga akan terdapat ruang yang cukup lapang untuk para pejalan kaki.

"Sebagai pintu masuk ke Keraton, Gladag ini dibuat  nyaman untuk wisatawan. Suasana yang teduh, penataan yang ramah lingkungan juga bisa menambah daya tarik. Sementara di dua pohon beringin ini akan ditambah lampu sorot untuk memberi kesan lebih hidup," papar Yob.

Kabid Kawasan Cagar Budaya Arif Nurhadi mengatakan, penataan kawasan tersebut memang tak mudah. Terutama munculnya pedagang kaki lima di lokasi itu. "Dari Gapura Gladag ini sebenarnya menjadi kawasan bebas PKL. Tetapi memang sering kali masih ada yang nekat berjualan. Jadi kami koordinasi dengan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang lainnya yang lebih berwenang," jelas Arif.

Sementara untuk penataan tahap II, DTRK masih akan membahasnya dengan pihak  Keraton, agar masterplan yang tengah disusun tak bertentangan dengan keingingan penguasa Kasunanan serta selaras dengan adat yang berlaku.

( Dini Tri W / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 14:49 wib
Dibaca: 85
26 Mei 2012 | 14:34 wib
Dibaca: 100
26 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 108
26 Mei 2012 | 13:50 wib
Dibaca: 213
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER