panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Agustus 2010 | 17:44 wib
Baju Koko Upin Ipin Laris Manis
image


Kudus, CyberNews.
Film Upin dan Ipin yang populer di kalangan anak-anak, menginspirasi Istaidah (35), warga Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kudus, untuk memproduksi baju koko bermotif dua bocah asal Malaysia itu.

Hasilnya pun cukup mencengangkan. "Sejak ramadan lalu, kami memproduksi baju motif Upin Ipin sebanyak 300 potong per minggu. Tanggapan pembeli ternyata positif, pakaian itu laris terjual," ujar ibu dari tiga anak itu.

Pakaian itu dijual secara paket, yaitu celana, baju koko, dan kopiah. Harga dipatok bervariasi, mulai Rp 30 ribu-Rp 60 ribu, tergantung bahan kain dan ukuran baju. Warna yang ditawarkan beragam, mulai merah, hijau, kuning, dan lainnya.

Ide cemerlang mengangkat tema film asal negara tetangga itu membuat produksi baju bermerek "Al Forqon" ini bisa menembus pasar-pasar besar. Tak hanya di Kabupaten Kudus saja, namun juga di Pati, Bojonegoro, Tuban, dan kota-kota besar lain.

Kegigihannya berkecimpung di industri konveksi jadi tidak hanya menguntungkan bagi Istaidah saja. Istri dari Forqoni ini bisa memberdayakan warga setempat untuk menjadi karyawannya yang kini berjumlah 20 orang. ''Kalau omzet penjualan dalamkondisi normal Rp 5-6 juta per minggu. Namun dengan produksi Upin Ipin penjualan meningkat menjadi Rp 15-20 juta per minggu," ujar perempuan lulusan MTS yang telah menekuni bisnis konveksi selama 9 tahun terakhir ini.

( Adi Prianggoro / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 14:34 wib
Dibaca: 11
26 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 17
26 Mei 2012 | 13:50 wib
Dibaca: 175
26 Mei 2012 | 13:25 wib
Dibaca: 214
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER